Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih memburu pelaku penembakan Herdi, 45, warga Penjaringan Jakarta Utara yang tewas pada Jum'at (20/7) lalu. Dari hasil penyelidikan awal, korban ditembak dari jarak yang cukup dekat.
"(Ditembak) jarak kurang dari dua meter," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Reza Arif Dewanto, Senin (23/7)
Menurut Reza, korban yang diketahui merupakan sebagai pengusaha dalam bidang jasa pengurusan perizinan kapal untuk berlayar, itu ditembak pelaku diduga menggunakan pistol pabrikan.
“Jenis senjata yang digunakan pistol dan diduga adalah pistol pabrikan dengan kaliber 9 milimeter,” jelasnya
Pihaknya telah meminta keterangan dari beberapa orang saksi. Setidaknya sebanyak 20 orang saksi telah diperiksa untuk penyelidikan.
“Terkait dengan kejadian ini, kami telah amankan beberapa CCTV. Dan untuk mengungkap kasus tersebut, kami juga telah bentuk tim gabungan khusus dari Polres dan Polsek yang juga dibantu Polda,” ujarnya.
Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (20/7) malam usai korban pulang kantor. Dari keterangan saksi, Herdi dibuntuti dua orang saat baru turun dari mobil di Jalan Jelambar Aladin, RT 3, RW 6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara tak jauh dari rumahnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kedua terduga pelaku menggunakan sepeda motor matic warna abu-abu ketika melancarkan aksi penembakan terhadap korban. Dari penyelidikan sementara, satu pelaku yang menjadi eksekutor penembakan diduga memiliki ciri-ciri berambut cepak. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved