Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno secara resmi membuka operasional Gerai Tani One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE) sebagai pusat jual-beli bahan pangan dan produk wirausaha program OK OCE di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/7).
Gerai Tani OK OCE ini bersisian dengan RSUD Pasar Minggu di Jl TB Simatupang atau berlokasi di Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta. Gerai Tani OK OCE tersebut dilengkapi dengan kantin kuliner pangan sehat.
"Syukur ke hadirat Allah SWT Gerai Tani OK OCE sudah berhasil dibuka. Ini adalah bentuk dari keberpihakan untuk dua hal yaitu membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyediakan harga pangan yang terjangkau," ujar Sandiaga.
Ia memerintahkan kepala dinas dan semua wali kota Jakarta untuk melihat aset-aset lain yang serupa supaya dioptimakan. Sandiaga menyebut fasilitas seperti itu bisa menjadi tempat untuk memamerkan produk-produk petani di Ibu Kota.
Menurutnya, program-program OK OCE jika dioptimalkan bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Sehingga target 200 ribu lapangan kerja dalam lima tahun dan 200 ribu pengusaha baru bisa tercapai. Saat ini, kata dia, sudah lebih dari 42 ribu pengusaha baru.
Ia melanjutkan, harga produk yang ditawarkan oleh Gerai Tani OK OCE cenderung lebih murah karena bekerja sama langsung dengan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya. Dia juga mengingatkan agar masyarakat dapat memperjual-belikan dengan wajar dan tidak menimbun secara berlebihan produk pangan murah yang dibeli di Gerai Tani OK OCE.
"Karena harga-harga di sini murah dan jangan dijualbelikan. Jangan dibeli telur di sini Rp19.500/kg lalu dijual Rp30.000/kg di daerah. Kasihan masyarakat," ia mengingatkan.
Sandiaga juga menekankan agar setiap orang dapat menjaga kebersihan Gerai Tani OK OCE. Ia mengimbau para pedagang makanan tidak menggunakan boraks, formalin, maupun pewarna tekstil untuk produk kuliner mereka. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved