Anies: Jadikan Bendera Tiang Bambu sebagai Inspirasi

Micom
17/7/2018 22:44
Anies: Jadikan Bendera Tiang Bambu sebagai Inspirasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama PNS lainnya meninjau langsung penumpukan sampah di Muara Angke, Jakarta Utara(MI/YANURISA ANANTA/BARY FATHAHILAH)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa pemasangan bendera negara peserta Asian Games menggunakan tiang bambu merupakan inisiatif warga. Ia pun meminta bendera itu dipasang lagi yang telah terlanjur dibersihkan oleh PPSU.

"Saya baru membaca bahwa tiang bambu bendera peserta Asian Games di Penjaringan diturunkan oleh PPSU sebagai reaksi atas serangan di media dan di media sosial. Pemasangan bendera itu adalah inisiatif warga. Jangan halangi, jangan rendahkan dan mari kita izinkan rakyat merayakan Asian Games dengan kemampuannya, dengan ketulusannya," ujarnya melalui keterangan tertulis, hari ini.

Anies menyatakan bambunya memang bekas tapi ketulusannya original. "Bambunya agak melengkung, tapi niat mereka lurus. Bambunya pendek, tapi semangat mereka tinggi sekali," imbuhnya.

Ia pun berpesan kepada semua pihak yang melecehkan inisiatif warga tersebut. Bahwa tiang bambu itulah yang ada di rumah-rumah rakyat kecil.

"Dan sampaikan pada semua. Jangan sekali-kali anggap rendah tiang bendera dari bambu. Itulah tiang yang ada di rumah-rumah rakyat kebanyakan. Penjualnya rakyat kecil. Pengrajinnya pengusaha kecil. Penanamnya ada di desa-desa. Biarkan hasil panen rakyat kecil, hasil dagangan rakyat kecil ikut mewarnai Ibukota. Jangan hanya gunakan tiang besar buatan pabrik yang ukuran kekayaannya sudah raksasa," tuturnya.

Ia pun berharap, tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga ini malah akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungannya, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta yang ikut mereka rasakan sebagai rumah besar milik warga jakarta.

"Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap  pastikan keamanan dan kerapiannya. Terima kasih," tukasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya