Menteri Sofyan Djalil Keluhkan Kemacetan Ibu Kota

Fathia Nurul Haq
21/4/2015 00:00
Menteri Sofyan Djalil Keluhkan Kemacetan Ibu Kota
(--(ANTARA/Vitalis Yogi Trisna))
KEMACETAN Jakarta yang semakin menjadi-jadi rupanya juga dirasakan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil. Meski mobilitas menteri senantiasa mendapat kawalan petugas, Sofyan mengaku butuh waktu satu jam dari rumahnya di kawasan Menteng Dalam menuju kantornya di Lapangan Banteng yang terhitung dekat itu.

"Saya tinggal di Menteng Dalam, mau ke kantor di Merdeka Timur butuh satu jam, atau 45 menit paling sedikit," kisah Sofyan kepada awak media di sela acara WEF-EA di Jakarta, Selasa (21/4).

Padahal, menurut Sofyan, dirinya termasuk beruntung tidak perlu menempuh jarak terlalu jauh untuk mencapai kantor. Ia berempati kepada mayoritas kaum urban ibu kota yang terpaksa berdesakan di jalan raya maupun kendaraan umum berjam-jam akibat buruknya infrastruktur.

"Bayangkan kalau saya tinggal di cinere, baru keluar saja sudah macet dan tidak ada alternatif. Biaya habis, waktu habis, gaji pas. Karena orang harus menghabiskan 30% gajinya untuk transportasi," ujar Sofyan kemudian.

Buruknya infrastruktur, diakui Sofyan, membuat tingkat kesejahteraan masyarakat urban maupun penduduk di luar Jawa tergolong rendah. Ia mencermati kurangnya waktu luang sebagian besar penduduk urban untuk berkumpul bersama keluarga dan bertukar cerita karena waktu yang terbuang-buang di jalanan, sebagaimana juga yang dialami dirinya.

"Yang sedih lagi yang anaknya masih kecil ditinggalkan, masih tidur diciumin tidak ada mamanya. Karena terpaksa, pulangnya jam 9 malam. Itu karena masalah transportasi. Itu yang harus kita selesaikan segera," tegas Sofyan seraya berlalu meninggalkan pewarta untuk menghadiri diskusi panel bersama para kepala negara. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya