Perluasan Ganjil-Genap Hemat BBM Rp1,5 M

Nic/J-2
11/7/2018 07:20
Perluasan Ganjil-Genap Hemat BBM Rp1,5 M
(MI/Ramdani)

HASIL evaluasi dari satu pekan uji coba perluasan ganjil-genap di 13 ruas jalan arteri memiliki dampak yang positif. Berdasarkan catatan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebutkan uji coba perluasan ganjil-genap telah menghemat penggunaan bahan bakar hingga Rp1,5 miliar per hari dan menghemat nilai waktu tempuh sekitar Rp2,9 miliar per hari.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya mencatat adanya peningkatan kecepatan kendaraan rata-rata 26%. Selain itu, lalu lintas juga menjadi lebih lancar karena berkurangnya waktu tunda (delay time) rata-rata 16%. "Delay time berkurang sampai 16%," kata Sigit saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Sigit menjelaskan, waktu tunda setelah tiga hari uji coba ganjil-genap berkurang menjadi 235 detik dari sebelumnya 285 detik. Pemprov DKI akan terus mengevaluasi uji coba ganjil-genap hingga diberlakukan sanksi tilang pada 1 Agustus mendatang. Dengan waktu uji coba selama satu bulan, dia berharap masyarakat sudah mendapat informasi dan sosialisasi yang baik sehingga pada penerapannya area ganjil-genap telah steril dari pelanggaran. "Nanti per 1 Agustus sudah diterapkan sanksi tilang. Artinya, pada saat itu seharusnya masyarakat sudah paham dan sudah terinformasikan, volume lalin sudah memenuhi formatnya," tutur Sigit.

 

Pengurangan ganjil-genap

Selain itu, lanjut Sigit, berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya memutuskan untuk memperpendek ruas jalan di sekitar Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ganjil- genap yang semula berlaku dari Simpang Ciputat Raya hingga Simpang Kebayoran Lama, kini hanya berlaku dari Simpang Ciputat Raya hingga Simpang Metro Pondok Indah.

"Khusus untuk rute di Pondok Indah yang tadinya ganjil-genap berlaku sepanjang 6,69 kilometer, kita evaluasi ternyata cukup dengan 3,85 kilometer," ujar Sigit.

Pengurangan ganjil-genap itu berlaku mulai kemarin. Keputusan itu dilakukan karena rute di Kebayoran Lama tidak dilintasi rombongan atlet dan ofisial Asian Games yang menuju ke arena lapangan golf di Pondok Indah. Selain itu, pengurangan rute ganjil genap ini diharapkan agar-akses masyarakat di area sekitar tidak terganggu.

Perluasan ganjil-genap di 13 jalan arteri bertujuan memperlancar arus lalu lintas selama perhelatan Asian Games 2018. Pasalnya, Komite Olimpiade Asia (Olympic Committee of Asia) menetapkan batas waktu tempuh maksimal selama 34 menit dari satu titik ke titik lainnya bagi rombongan atlet dan ofisial Asian Games.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya