Pembunuh Deudeuh Berprofesi sebagai Guru Bimbel

Aedy Azeza Ulfi
15/4/2015 00:00
Pembunuh Deudeuh Berprofesi sebagai Guru Bimbel
(Dok.Twitter)
PEMBUNUH janda cantik bernama Deudeuh Avisah Rini alias Tata merupakan seorang guru di salah satu lembaga bimbingan belajar di Jakarta Barat.

Menurut Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, tersangka menghubungi Deudeuh lewat jejaring sosial.

''Pelaku guru bimbel di salah satu tempat di kedoya, di Jalan Suryamandala I, pelaku gunakan akun santos 06yoyo untuk menghubungi korban,'' sebutnya, Rabu (15/4/2015).

Tersangka bernama M Prio Santoso,24, beralamat di Jalan Kp Suka Bakti No 41 RT 2/5 Kelurahan Suka Bakti Kecamatan Curug, Tanggerang, Banten.

Menurut keterangan AKBP Herry, Prio melakukan pembunuhan berawal karena pelaku kesal dan tersinggung akibat perkataan Deudeuh.

''Pelaku overtime bekerja, saat 'berhubungan' dengan korban, si korban menyampaikan badan pelaku bau. Secara spontan, kemudian dia mencekik leher korban,'' tambah Herry di Polda Metro Jaya.

Kemudian tangan pelaku digigit, dia semakin emosi dan semakin kuat mencekik Deudeuh. Menurut Herry, pelaku tidak memiliki niat melakukan pembunuhan pada awalnya. Tidak hanya melakukan pembunuhan, tersangka juga melakukan pencurian.

''Setelah korban tidak sadar, ada kabel rol dililit, kaos kaki disumpal di mulut, lalu barang-barang milik korban dimasukan ke dalam tas kerja dan dibawa kabur,'' tutupnya.

Pelaku ditahan dini hari tadi di sebuah kamar kos yang berlokasi di Jalan Batu Tapak I RT 1/11, Bojong Gede, Bogor. Sebelumnya polisi sempat melacak keberadaannya melalui telepon genggam.

''Polisi melacak keberadaanya dari handphone milik korban dan dilakukan penangkapan ke lokasi dari hasil pelacakan,'' ujar Herry.

Barang bukti yang disita polisi, yakni 4 buah handphone merek Samsung, 1 buah Macbook Mini, 1 Buah Ipad, 1 buah laptop, dan uang tunai sebanyak Rp2.800.000,00.

Tersangka terancam Pasal 338 KUHP dan atau 365 KUHP dengan hukuman kurungan maksimal 5 Tahun penjara. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya