Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 24 orang menjadi korban kebakaran di Gedung Karya Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta Pusat, empat diantaranya tewas karena kekurangan oksigen. Korban keempat ditemukan setelah petugas melakukan penyisiran lokasi.
"Korban meninggal kebakaran Kemenhub (yang sudah teridentifikasi) berjumlah tiga orang. Mereka adalah Muhammad Ridwan Ernaldi, 29, Santoso, 40, dan Khoirul, 37," kata Penanggung Jawab Pelayanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Tjetjep Dwidja Siswaja saat dikonfirmasi, hari ini.
Ridwan dan Santoso merupakan kontraktor proyek renovasi Gedung Karya Kantor Kemenhub. Sementara Muhammad Ridwan Ernaldi adalah karyawan Inspektorat Jenderal Kemenhub.
Sementara, satu orang korban tewas lainnya belum diidentifikasi. Sebanyak 20 orang dilaporkan selamat dari peristiwa ini, namun belum ada daftar nama secara detail.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu mengatakan, korban tewas diduga akibat terlalu banyak menghirup asap dan kekurangan oksigen. Kini keempat jenazah bersama 20 korban selamat telah dibawa ke RSCM.
"Telah diievakuasi petugas, korban dibawa juga ke RSCM," ucap Roma.
Korban tewas keempat ditemukan pada pukul 10.25 wib. Petugas bagian komunikasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Pusat, Adi Nugroho tidak meyebut rinci di lantai berapa korban keempat tersebut ditemukan.
Tak hanya itu, petugas juga masih berupaya menghilangkan asap yang ditimbulkan dari kebakaran. "Tidak ada kesulitan evakuasi tinggal asap saja," ungkap Adi.
Sebelumya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, DKI Jakarta Subejo mengatakan, asap masih ada di beberapa lantai di Gedung Kemenhub.
"Tempat pertama lantai P1 CCTV itu sumber api pertama, untuk lebih jelas penyebabnya kita serahkan ke tim dari pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polres Jakarta Pusat," kata Subejo di lokasi. (MTVN/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved