PUSAT perbelanjaan Margocity di Jalan Raya Margonda, Kelurahan Pondok Cina, Kota Depok, terpaksa ditutup setelah peristiwa kebakaran yang terjadi kemarin.
"Untuk sementara Margocity kami tutup total. Nanti akan diinformasikan kembali kalau siap dibuka," ujar Marketing Communication Manager at Margocity Rani Fitriawati dalam jumpa pers yang digelar setelah peristiwa itu.
Ia menjelaskan api berasal dari sisi utara gedung sekitar pukul 12.15 WIB. "Api dari sisi utara gedung hypermarket di lantai dua. Kebakaran menghanguskan dua lantai bangunan di sisi utara," ujarnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut karena pegawai dan pengunjung langsung dievakuasi.
Haris, pengunjung yang menjadi saksi mata, menuturkan api dan kepulan asap pertama kali terlihat dari NAV Karaoke Keluarga di lantai dua. Kepulan asap tebal segera menyebar ke bagian gedung lainnya dan membuat panik pengunjung.
Pengunjung berlari menyelamatkan diri ke pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos) yang berada di seberangnya. Kepanikan menyebabkan aksi saling dorong sesama pengunjung dan banyak anak terjepit di tengah kerumunan.
Saksi lainnya, Haryati, mengaku melihat api dan mencium bau terbakar tajam saat sedang makan siang di salah satu restoran yang dekat dengan pusat api. "Baunya menyengat. Pengunjung langsung berlarian ke luar sambil berebut eskalator turun hingga terjadi saling dorong."
Atas kejadian tersebut, jajaran Polres Depok langsung memeriksa delapan saksi. Mereka ialah satpam, karyawan, dan manajer Margocity. Kapolres Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah membenarkan kebakaran diketahui berasal dari dapur NAV Karaoke. Ia menduga ada unsur kelalaian yang memicu terjadinya kebakaran.
"Ada gas yang bocor saat koki sedang memasak, tapi tidak ada korban jiwa. Taksiran kerugian materi belum bisa dipastikan," ujarnya.
Peristiwa kebakaran itu turut berdampak pada penundaan rencana grand launching pemilihan Abang Mpok Depok 2015 yang digelar di Margocity yang sedianya digelar kemarin. "Kami minta maaf acara kami tunda. Kegiatan ini nanti akan kami jadwalkan kembali menunggu keputusan dari ketua," kata Aditiya, panita kegiatan tersebut. (KG/J-4)