PEDAGANG Kaki Lima (PKL) di depan pintu Tol Bekasi Timur, Jalan Joyo Martono, Kota Bekasi, seringkali ditertibkan. Namun, mereka selalu kembali ke lokasi yang sama.
Sebagaimana yang terjadi Jumat (10/4), usai aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), PT Jasamarga Cabang Jakarta Cikampek serta PJR Jalan Tol merobohkan sebanyak 30 lapak PKL.
Penertiban yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB berjalan lancar. Puluhan PKL dipindahkan ke taman di sebelah gerbang tol. Namun, dari pantauan Media Indonesia, usai shalat Jumat atau sekitar pukul 13.40 WIB, mereka nekat menggelar lapaknya lagi.
Seperti yang dilakukan Neti Siregar, 49, PKL yang ditemui di lokasi, Jumat (10/4). Neti mengaku, sudah 10 tahun lebih berjualan di depan gerbang tol Bekasi Timur. Tiap kali ditertibkan, dirinya dan para pedagang lainnya tetap berhasil kembali lagi. (J-3)