Semarak Betawi di Taman Impian

(Opn/Aya/J-1)
18/6/2018 04:15
Semarak Betawi di Taman Impian
(Dok Humas Ancol Taman Impian)

NUANSA perkampungan Betawi menambah semarak Pasar Seni Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Dengan diresmikan Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (14/6), Kampung Budaya Betawi membawa suasana baru liburan Lebaran.

Diperkuat komunitas dan seniman Betawi, kampung budaya menggelar beragam hiburan, kuliner, dan oleh-oleh khas Jakarta. Ada pertunjukan seni lenong, keroncong, palang pintu, dan lainnya. Masyarakat asli Jakarta dan pengunjung yang berminat juga dapat mendalami kebudayaan Betawi.

Setelah masuk area pasar seni, pengunjung seketika disambut ornamen rumah Betawi yang khas dan tentunya cocok untuk dijadikan latar belakang swafoto.

Penyuka kuliner pun dapat merasakan penganan yang menggugah selera, seperti kerak telor, nasi ulam, dodol betawi, dan lainnya.

Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, memaparkan, dari serangkaian fasilitas yang diberikan, pengelola juga mempersembahkan sejarah kebudayaan Betawi, yakni pengunjung dapat menemui dan menambah pemahaman tentang budaya asli warga Jakarta.

“Pengunjung bisa langsung ke Galeri Nort Art Space (NAS) Pasar Seni. Di sana sejarah tentang budaya Betawi dapat menambah wawasan pengunjung,” terangnya kepada Media Indonesia di Jakarta, Minggu (17/6).

Kampung Budaya Betawi hadir hingga Agustus 2018. Pengelola mendedikasikan sebagai apresiasi melestarikan budaya asli Jakarta. Pada Lebaran hari kedua, kawasan Pasar Seni diramaikan oleh pengunjung yang berwisata budaya dan kuliner Betawi. “Tercatat sampai saat ini 88 ribu pengunjung memasuki area Ancol,” tandas Rika.

Sehubungan dengan adanya video buaya di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pihak Ancol mengutamakan keselamatan pengunjung. Salah satunya dengan menambah petugas keamanan di area pantai.

Sekitar 266 petugas yang terdiri atas petugas keamanan dan pengawas pantai (life guard) berjaga dan mengawasi aktivitas pantai selama 24 jam. “Ditambah dengan 52 nelayan wisata yang selalu berada di sepanjang perairan Ancol ikut menjadi bagian pengamanan kawasan pantai,” ujar Sunarto, General Manager Ancol Taman Impian, Minggu (17/6).

Penambahan pengamanan dilakukan khususnya di area berenang. Di area itu manajemen memasang jaring agar hewan liar, kotoran, dan benda-benda asing tidak bisa masuk.

Jarak aman berenang dilengkapi dengan pembatas berupa pelampung. Jika ada pengunjung yang melewati batas itu, akan diimbau untuk kembali ke tepian oleh petugas melalui pengeras suara.

Personel kebersihan pun ditambah untuk memastikan kawasan pantai tetap bersih. “Dengan adanya petugas keamanan yang bertugas 24 jam serta tenaga kebersihan yang cukup, kami berharap seluruh pengunjung dapat menikmati liburan di Pantai Ancol dengan aman dan nyaman. Tentunya kami juga mengajak partisipasi pengunjung ikut menjaga kebersihan pantai dengan membuang sampah di tempatnya,” imbuh Sunarto. (Opn/Aya/J-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya