Sandiaga: Takbir Keliling Lebih Banyak Mudarat daripada Manfaat

Selamat Saragih
09/6/2018 20:50
Sandiaga: Takbir Keliling Lebih Banyak Mudarat daripada Manfaat
(ANTARA)

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menjelaskan, pihaknya tidak melarang kegiatan takbiran keliling yang biasa digelar masyarakat pada malam Idul Fitri. Karena takbiran itu bentuk euforia masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Pemerintah Provinsi DKI pun, kata dia, tidak akan melarangnya, tapi tidak akan menganjurkan takbiran keliling. Karena, ia menilai kegiatan itu lebih banyak mudarat daripada manfaat.

"Kami tidak mengimbau, juga tidak menganjurkan. Kami cenderung lebih banyak melihat mudaratnya, tapi kami tidak bisa melarang karena ini merupakan euforia di penghujung bulan Ramadan memasuki hari Lebaran ini," kata Sandi, di Jakarta, Sabtu (9/6).

Menurut Sandi, euforia itu biasa terjadi setelah umat Islam menjalani puasa selama sebulan penuh. Dia hanya mengingatkan agar acara takbiran yang digelar itu dipusatkan di wilayah masing-masing. Kemudian ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian atau Dinas Perhubungan (Dishub) DKI.

"Sehingga kami bisa mengawal dan memastikan tidak ada yang celaka atau malah berujung kepada vandalisme maupun anarkisme," kata Sandi.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para wali kota agar mampu memetakan titik-titik rawan konvoi.

"Kami juga sedang inventarisir dan cek ulang semua dari masing-masing apa itu majelis taklim atau masjid. Yang jelas akan memberikan pengamanan keselamatan dan kenyamanan untuk siapa saja termaksud untuk yang melakukan takbiran," ujar Andri. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya