Waspada saat Melintasi Terowongan Mampang

(Gan/Nic/J-3)
02/6/2018 05:25
Waspada saat Melintasi Terowongan Mampang
(MI/ADAM DWI )

SEJUMLAH pengendara mengaku khawatir saat melintasi terowongan (underpass) Mampang, Jakarta Selatan. Ada 25 lubang gorong-gorong yang ada di sepanjang jalan tersebut tidak berpenutup.

"Bahaya ini kalau didiamkan saja, bisa mencelakai pengendara yang melintas, terutama pengendara motor," ungkap Ute, pengendara motor Honda Vario B 5634 FST, kemarin.

Menurut Ute, kondisi gorong-gorong yang terbuka itu rentan membuat pengendara motor terperosok. Apalagi saat ruas jalan sedang padat sebab biasanya pengendara motor akan mencari celah untuk mendahului kendaraan melalui bahu.

"Nah saat mereka mencoba mendahului dari sisi kiri, khawatirnya malah terperosok ke lubang yang tak berpenutup itu. Tidak terbayang parahnya luka yang dialami kalau sampai terperosok karena biasanya kecepatannya lumayan tinggi," kata Ute.

Berdasarkan pemantauan, sebanyak 25 penutup lubang (grating) di sepanjang underpass Mampang, Jakarta Selatan, hilang. Diduga, hi-langnya grating tersebut lantaran dicuri orang.

Akibatnya, lubang saluran air menganga dan membahayakan pengendara yang melintas, terutama pengemudi motor. Grating yang hilang tersebut berada di sepanjang jalur dari arah kawasan Ku-ningan menuju Mampang.

Terkait dengan itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Agustio Ruhuseto menyampaikan pihaknya masih berupaya mencari road barrier fiber untuk menutupi sisa lubang yang ada di sepanjang ruas terowongan Mampang, Jakarta Selatan. Hal itu dilakukan sambil menunggu pembuatan semua lubang saluran air (grating) yang baru selesai.

"Kami sedang usaha mencari lagi road barrier fiber, maunya semua ditutup dulu, sekarang baru ada segitu," kata Agustio saat dihubungi, kemarin.

Agustio mengatakan, saat ini pengendara memang harus berhati-hati saat melintas di underpass Kuningan-Mampang sebab lubang saluran air tampak bolong-bolong karena tidak memiliki penutup. Pengendara sepeda motor yang melintas di sisi paling kiri jalan tampak menghindari lubang saluran air tersebut.

"Kami harapkan pengerjaan grating cepat selesai agar jangan sampai ada korban akibat lubang tak berpenutup ini," tandas dia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyarakat melapor bila melihat oknum yang mencuri tutup saluran air di lintas bawah (underpass) Mampang, Jakarta Selatan. Dia menilai pencurian tersebut tidak Pancasilais dan membahayakan orang lain.

"Masyarakat, kalau melihat, mohon dilaporkan supaya tidak terjadi lagi dan sangat fatal akibatnya kalau sampai ada korban akibat ketamakan oknum di masyarakat," ujar Sandiaga di Jakarta Selatan, kemarin.

Tutup dari saluran air itu kini telah dipesan untuk dipasang kembali oleh PT Adhi Karya sebagai kontraktor. Pemeliharaan underpass Mampang saat ini masih dalam tanggung jawab kontraktor.

Sandiaga menyayangkan aksi pencurian penutup saluran air tersebut. Pasalnya, underpass Mampang merupakan fasilitas publik.

"Saya sering pakai sepeda lewat sana, jadi membahayakan sekali apalagi kalau pe-nerangannya tidak cukup," ucap Sandi.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya