Pohon Palsu Tidak Kreatif dan Ganggu Pejalan

Nicky Aulia Widadio
01/6/2018 14:51
Pohon Palsu Tidak Kreatif dan Ganggu Pejalan
(Ist)

PENGAMAT Tata Kota asal Universitas Trisakti, Nirwono Yoga menilai konsep lampu hias yang berbentuk seperti pohon di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat justru mengganggu pejalan kaki. Apalagi, ada badan trotoar yang masih sempit.

Ruang di trotoar semestinya diutamakan untuk sirkulasi pejalan kaki dengan nyaman dan lancar, bukan untuk ornamen yang justru mempersempit badan trotoar.

"Sudah tahu banyak trotoar cenderung sempit, harusnya sudah berpikir kalau ditambah ornamen tersebut lebar trotoar semakin sempit dan justru menyulitkan pejalan kaki. Ini menunjukkan tidak ada koordinasi antar SKPD terkait," ujar Nirwono ketika dihubungi, Jumat (1/6).

Selain itu, model lampu hias yang berbentuk seperti pohon dianggap tidak kreatif, apalagi sebelumnya ada banyak pohon yang ditebang sebelum menata trotoar di kawasan Sudirman-Thamrin.

Konsep lampu hias di area jalan protokol, sambung Nirwono, semestinya bisa dibuat lebih kreatif.

Dia mencontohkan, lampu hias bisa dipasang melilit pohon-pohon besar yang ada di jalur hijau dan trotoar, di jembatan penyebrangan orang, di bus Transjakarta, hingga melibatkan gedung-gedung perkantoran.

Kehadiran lampu hias serupa pohon di kedua jalan protokol itu menuai kritik di media sosial. Lampu itu tersebar di 48 titik di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat dan baru dipasang pada 28-29 Mei lalu oleh Suku Dinas Perundustrian dan Energi Jakarta Pusat. Usai ramai dibicarakan, lampu tersebut akhirnya dicopot pada Kamis (31/5).

Nirwono pun mengapresiasi peran masyarakat yang mengkritik peletakan lampu hias berbentuk pohon plastik tersebut. Dia menilai hal ini sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap fasilitas publik.

“Di situ peranan netizen yang kritis dan peduli terhadap kotanya, sikap ini bisa terus dilakukan terhadap kondisi fasilitas publik lainnya,” ujar Nirwono. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya