Sandiaga: Pohon Plastik Stok Lama, Kita Tidak Keluarkan Anggaran

Nicky Aulia Widadio
01/6/2018 11:50
Sandiaga:  Pohon Plastik Stok Lama, Kita Tidak Keluarkan Anggaran
(MI/Rommy Pujianto)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim tidak ada anggaran yang terbuang untuk pengadaan lampu hias berbentuk pohon plastik. Dia membantah isu bahwa pengadaan pohon plastik itu memakan anggaran miliaran rupiah.

Menurut Sandiaga, pohon plastik itu merupakan stok lama milik Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat. "Jadi tidak ada anggaran yang dikeluarkan untuk pemasangan pohon imitasi tersebut," ujar Sandiaga di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/6).

Sandiaga membantah kedua isu yang beredar terkait anggaran pengadaan pohon plastik tersebut. Versi pertama, pada Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), ada lelang pengadaan tanaman dan bahan dekorasi senilai Rp8,1 miliar. Sementara versi kedua disebutkan anggaran pengadaannya Rp2,2 miliar pada tahun anggaran 2017.

Kedua versi anggaran itu disebut tidak ada kaitannya dengan pohon plastik. Anggaran Rp8 miliar, jelas dia, ialah untuk pengadaan pohon di wilayah lain oleh Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Sementara lampu hias menjadi tanggungjawab Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat, bukan Dinas Kehutanan. Selain itu, anggaran Rp2,2 miliar merupakan anggaran pengadaan beautification untuk perhelatan Asian Games 2018.

"Kita bisa pastikan tidak ada anggaran yang terbuang. Anggaran yang 2,2 milliar akan dilelang untuk beautification Asian Games, dan yang untuk Dinas Kehutanan sama sekali tidak ada hubungannya. Itu untuk pengadaan pohon di wilayah lain," jelas Sandiaga.

Kehadiran pohon palsu di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat mengundang kritik di media sosial. Pohon palsu tersebut ternyata merupakan lampu hias. Pemprov DKI pun akhirnya mencopot pohon palsu tersebut. Pohon-pohon palsu itu kini disimpan di gudang milik Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya