500 Satpol PP DKI Dikerahkan Amankan Tawarih Akbar di Istiqlal

Selamat Saragih
25/5/2018 19:55
500 Satpol PP DKI Dikerahkan Amankan Tawarih Akbar di Istiqlal
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Tarawih Akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Sabtu (26/5) besok.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masjid dan sekitarnya, penyelenggara acara itu bekerja sama dengan Pemprov untuk mengerahkan sedikitnya 500 aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, mengatakan, aparat Satpol PP yang bertugas mengamankan Tarawih Akbar akan dibagi menjadi dua tim.

"Tim pertama sebanyak 300 petugas melakukan penjagaan di kawasan Masjid Istiqlal,” kata Yani, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/5).

Mereka akan berjaga pada tujuh pintu masuk yang ada di Masjid Istiqlal. Juga melakukan pengamanan di area dalam masjid.

Kemudian tim kedua, sebanyak 200 aparat akan melakukan pengamanan di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Nanti setelah buka puasa, 500 aparat Satpol PP itu akan berangkat dengan 10 bus dari Balai Kota DKI.

"Nah untuk pengamanan di kawasan Balai Kota DKI, kita juga siagakan 50 petugas Satpol PP. Ini di luar dari yang 500 petugas tadi ya," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, membenarkan perhelatan Tarawih Akbar yang akan digelar pada 26 Mei telah dipindahkan ke Masjid Istiqlal dari awal rencana di Monas.

Pengurus tidak keberatan acara Tarawih Akbar dipindahkan ke Masjid Istiqlal. Namun keinginan Pemprov DKI agar Gubernur DKI, Anies Baswedan, menjadi penceramah saat Tarawih Akbar tidak bisa dikabulkan.

Karena pengurus sudah mempunyai jadwal penceramah selama Ramadan. Dan pada tanggal tersebut, penceramahnya adalah Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Majlis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid. Sehingga, rencana Anies hanya akan menyampaikan sambutan saja dalam acara tersebut.

Abu mengungkapkan, tema ceramah yang akan dibawakan Hidayat Nur Wahid adalah Demokrasi Menurut Islam.

Untuk pengamanan, pihaknya akan memperketat dengan tetap siaga melakukan pengawasan. Tetapi tidak juga membuat masyarakat takut. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya