Pembunuh Grace Diduga Siswa SMP

(DD/Gan/J-1)
25/5/2018 06:15
Pembunuh Grace Diduga Siswa SMP
(MI/Dede Susianti)

PEMBUNUH Grace Gabriela Bimusu, 5, akhirnya terungkap. Pelaku diduga R, seorang anak laki-laki yang merupakan tetangganya. Rumah R berselang tiga rumah dari kediaman korban. Usia R tergolong di bawah umur karena baru saja lulus SMP.

Grace warga Perumahan Bogor Asri, Blok K3/3, RT 06/11, Kelurahan Nanggewer, Cibinong, Bogor, ditemukan tewas dengan tangan terikat dalam bungkusan karung di sebuah kebun singkong, Senin (1/5).

Setelah tiga minggu menyelidiki dan memeriksa lokasi kejadian, Selasa (22/5) malam, R dan orangtuanya dibawa ke Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, untuk menjalani pemeriksaan. Rabu (23/5) dini hari R ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami juga dibawa ke kantor polisi untuk penyesuaian informasi. Saya diperiksa jam 11.00 sampai jam 01.00 dini hari. Selain saya, anak saya dan juga pemilik rental playstation (PS) ikut diperiksa," kata Joko Bandung, Ketua RT 06, yang ditemui di sela-sela rekonstruksi bagaimana R membunuh Grace, Kamis (24/5).

Kunci pengungkapan kasus pada keterangan Ketua RT Joko Bandung dan pemilik rental PS. R dalam pemeriksaan mengaku sedang main PS saat Grace hilang. Hal itu dibenarkan pemilik rental PS.

Tapi pada satu kesempatan, pemilik rental mengatakan kepada Joko Bandung bahwa ada tiga kali R keluar masuk tempat rental saat Grace hilang. Dari situlah terungkap bahwa R diduga sebagai pelakunya.

Berdasarkan cerita pemilik rental, pada hari kejadian, R main PS dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 08.00 wib dan keluar tanpa diketahui kemana. Kemudian R kembali lagi dan keluar lagi. "Jadi hari itu, di waktu kabar hilangnya Grace, R sempat tiga kali masuk keluar rental PS," papar Joko.

Kemarin, Polres Bogor langsung menggelar rekonstruksi dengan pengamanan ketat. Puluhan personel bersenjata disiagakan. Area titik rekonstruksi disterilkan. Warga dan media dilarang mendekat apalagi mengambil gambar.

Rekonstruksi sempat ricuh lantaran pihak keluarga tidak diperbolehkan melihat. Beberapa anggota keluarga Grace sempat marah. Rumah pelaku disesaki massa. Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan ke udara untuk membubarkan warga. Kapolres Bogor, AKB Andi Mochammad Dicky Pastika Gading, bungkam soal motifnya. "Doain saja," katanya.

Geng motor
Sementara itu, geng motor unjuk kekuatan dengan membunuh AS, 17, siswa SMK Darul Takwa di Jalan Raya Perjuangan, Kota Bekasi. Korban tewas setelah mendapat luka bacok di bagian perut, leher, serta pinggang.

Peristiwa terjadi Rabu (23/5) siang. Korban bersama rekannya IY, 16, hendak berkunjung ke rumah kakeknya di Kayuringin, Bekasi Selatan, dengan mengendarai sepeda motor.

Karena rumah kakeknya kosong, AS kembali pulang ke Babelan, Kabupaten Bekasi. Sampai di kawasan Summarecon Bekasi, sekelompok pemuda bersepeda motor memepet kendaraan korban, menusuk korban, lalu melarikan diri. AS meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit, sedangkan IY dirawat di RS Anna Medika Bekasi. Ia menderita luka bacok pada bagian kepala belakang dan punggung. Kapolsek Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi mengaku masih memburu pelaku.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya