Setelah Dikritik, Tarawih Di Monas Akan Dipindahkan

Nicky Aulia Widadio
21/5/2018 13:54
Setelah Dikritik, Tarawih Di Monas Akan Dipindahkan
(MI/Rommy Pujianto)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan pihaknya mempertimbangkan mengubah lokasi tarawih bersama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, keputusan akhir ditentukan oleh Gubernur Anies Baswedan.

"Belum karena menunggu Pak Gubernur. Insya Allah akan kita diskusikan dan ambil keputusan segera," ujar Sandiaga di Jakarta Pusat, Senin (21/5).

Sandiaga mengaku dirinya telah menerima masukan dari sejumlah pihak. Dia pun tidak ingin rencana menggelar tarawih bersama di Monas ini justru menjadi pro kontra. Selain pihak yang kontra, menurutnya, banyak pula pihak-pihak yang menginginkan tarawih di Monas. Tetapi jika ada yang menolak, tidak menutup kemungkinan ada perubahan lokasi.

Sejumlah opsi telah dipikirkan, yakni memindahkan acara tarawih bersama itu ke Jakarta Islamic Center, Masjid Istiqlal, atau di Masjid Raya KH Hasyim Asyari. Namun hingga Senin siang, belum ada keputusan akhir.

"Tentunya kita tidak akan memaksakan diri seandainya sebagian dari masyarakat, sebagian daripada ulama juga menyatakan ini tidak disarankan, sebuah masukan yang bagus dan kita tentunya akan bicarakan. Kita diskusikan dan kita ambil keputusan bersama dengan mengundang para ulama," kata Sandiaga.

Pemprov DKI berencana menggelar tarawih bersama pada Sabtu (26/5) mendatang. Acara itu diperkirakan akan dihadiri oleh 30 ribu orang. Anies pun rencananya akan hadir pada acara tersebut. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya