Pengamanan Aksi Palestina Lancar

(Nic/Ant/X-6)
12/5/2018 05:00
Pengamanan Aksi Palestina Lancar
( ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

PENGAMANAN gabungan dari TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta membuat aksi massa membela Palestina berlangsung aman dan lancar.

Selain 3.500 anggota TNI dan Polri, sebanyak 2.100 anggota Satpol PP DKI Jakarta, kemarin, dikerahkan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, untuk mendukung pengamanan aksi yang bertajuk 115 Indonesia Bebaskan Al-Quds.

Aksi yang diikuti oleh puluhan ribu massa dari berbagai elemen keagamaan itu pun akhirnya berjalan sukses dan lancar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan aksi ialah sebuah aksi Palestina untuk mempersatukan.

"Peserta dan masyarakat menjaga persatuan. Ini ialah aksi yang mempersatukan," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat.

Sandiaga menambahkan, sebelum sampai ke Balai Kota, dia sudah keliling dengan menggunakan sepeda dan menyapa para tokoh yang ikut Aksi 115.

"Saya sudah muter dan sudah menyapa dan kondusif sudah ada yang jual syal, kerudung, jual sajadah juga atribut-atribut Palestina. Atribut yang berkenaan dengan aksi ini tentunya aksi damai, menyerukan stopnya kekerasan di Palestina," kata Sandiaga.

Sebelum aksi dimulai, Sandiaga juga sempat meminta peserta aksi solidaritas Baitul Maqdis menjaga ketertiban. Aksi solidaritas untuk Palestina ini berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

"Pada peserta aksi dan pada seluruh masyarakat untuk jaga ketertiban dan persatuan selama aksi ini," kata Sandiaga, Jumat (11/5).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut melaksanakan salat Jumat bersama peserta aksi solidaritas Baitul Maqdis.

"Ikut Jumatan di situ," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/5), sebelum bertolak ke Monas.

Kedubes AS
Meskipun sebelumnya dilarang oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis, para pesera aksi bela Palestina sempat melakukan aksi demonstrasi di depan Kedubes Amerika, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Massa sempat memenuhi jalan di depan Kedubes Amerika seusai salat Jumat selesai. Ratusan polisi terlihat berjaga di depan kedubes.

Terkait dengan aksi tersebut, PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) pun melakukan sejumlah pengalihan terhadap rute operasional dari bus Trans-Jakarta koridor 2 Pulogadung--Harmoni.

"Untuk kondisi di jalur Trans-Jakarta koridor 2 saat ini sudah dipadati oleh massa sehingga pelayanannya kami alihkan," kata Direktur Utama PT Trans-Jakarta Budi Kaliwono di Jakarta, kemarin.

Menurut Budi, rute bus Trans-Jakarta koridor 2 dialihkan melewati halte Senen, belok kiri ke Jalan Gunung Sahari, kemudian bergabung dengan koridor 5 (Ancol--Kampung Melayu).

Selanjutnya, bus menuju ke lampu merah Golden, belok kiri melewati Jalan KH Saman Hudi, lewati lampu merah Sawah Besar dan belok kiri ke arah Harmoni. Untuk rute dari Harmoni ke arah Pulogadung saat ini masih normal.

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya