Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memindahkan warga Taman Kota, Jakarta Barat, ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ialah bentuk penataan. Pasalnya, warga Taman Kota telah lama menempati lahan yang bukan milik mereka.
"Kita menata dan memberikan solusi pada mereka," kata Sandiaga di Balai Kota Jakarta, akhir pekan lalu, ketika ditanyai soal janji kampanyenya yang tidak akan menggusur warga.
Pascakebakaran di RW 05 Taman Kota pada Maret 2018, Pemprov DKI berencana merelokasi mereka ke Rusunawa Rawa Buaya, Jakarta Barat, sebab lahan yang mereka tempati merupakan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum milik Pemprov DKI. Sandiaga ingin lahan yang selama ini ditempati warga, kembali sesuai peruntukannya.
"Kita ingin fungsikan Taman Kota sebagai tamannnya kota. Ya, namanya juga Taman Kota, bukan rumah kota," sambung Sandi.
Untuk itu, dia meminta agar warga tidak membangun bangunan semipermanen maupun permanen kembali di lahan itu. Namun, ia masih mengizinkan bila warga hendak menetap sementara di lahan itu, sebelum mereka nanti direlokasi ke rusun. Apalagi, dia menilai tidak akan sehat bila warga memaksa menetap di lokasi tersebut. Hal itu ia utarakan ketika menerima perwakilan warga Taman Kota di Balai Kota beberapa waktu lalu.
Kebakaran di Taman Kota terjadi di RT 016/RW 05, Kembangan Utara, Taman Kota, pada Kamis (29/3) . Kebakaran itu menghanguskan 109 rumah dan menyebabkan 2 orang meninggal dunia. Selain itu, 1.252 orang mengungsi dari tempat tersebut. Sebagian dari warga ada yang telah pindah ke rusunawa, tapi sebagian lainnya masih menolak.
Ketua RT 16/05 Taman Kota, Paino, mengatakan warga yang menolak dipindahkan umumnya pemilik rumah kontrakan. Mereka keberatan kehilangan pendapatan, apalagi harus membayar sewa rusun sebesar Rp400 ribu per bulan. "Kalau dipindahin ke rusun, mereka tidak bisa lagi membuat kontrakan. Jadi otomatis mata pencarian hilang."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved