Sudinhub Jaksel Razia Kopaja dan Metromini Ugal-ugalan

Haufan Hasyim Salengke
27/4/2018 15:59
Sudinhub Jaksel Razia Kopaja dan Metromini Ugal-ugalan
(MI/Ramdani)

PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) melalui Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) melakukan razia terhadap Kopaja dan Metromini di sejumlah titik di wilayah Jaksel, hari ini.

Penertiban gabungan bersama dengan TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya, razia kali ini pada angkutan umum kopaja dan metromini yang tidak laik jalan dan tanpa kelengkapan surat-surat.

Kepala Sudinhub Jaksel, Christianto, mengungkapkan razia ini juga menyasar kendaraan ugal-ugalan yang membahayakan penumpang di sejumlah titik di Jaksel.

"Ini razia kelaikan dan Kelengkapan surat- surat untuk memberikan keselamatan penumpang apalagi jika sopir ugal ugalan kita tindak tegas," ujar Chris.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Operasional Edy Sufaat menambahkan, pihaknya dengan tegas akan mengandangkan kendaraan transportasi umum yang ugal-ugalan saat mencari penumpang di jalan.

"Pengendara ugal-ugalan dapat membahayakan penumpang ditambah tidak laik jalan maka kita kandangkan agar jera" tegasnya

Dari hasil razia ini, sambung Edy, Kopaja S 14 di stop operasi lantaran habis masa berlaku KP (Kartu Pengawasan), kemudian Kopaja T 57 juga distop operasi KP (Kartu Pengawasan) dengan pelanggaran yang sama.

"Lalu Metro Mini S 69 Stop Operasi, Kopaja 19 Stop Operasi tanpa STUK (KIR) dan puluhan 10 KWK 19 tanjung barat di tilang petugas karena mangkal sembarangan," jelasnya.

Razia itu, tambah Edy, dilakukan lantaran sebelumnya pada kamis (26/4), sebuah mobil Kopaja yang ugal-ugalan menabrak mobil di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Hal itu menimbulkan kecaman dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang mengatakan jika kembali ada Kopaja yang ugal-ugalan segera ditindak.

"Kalau ugal-ugalan begitu nggak ada tempatlah buat Jakarta. Kan itu membahayakan banget pengguna jalan," kata Sandi saat dimintai tanggapan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/4).

Sandiaga mengaku akan memantau sendiri Kopaja yang ugal-ugalan dan meminta masyarakat cepat melapor jika melihat angkutan umum yang beroperasi membahayakan masyarakat. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya