Alat Pemantau Muka Air Rusak

(Gan/J-3)
23/4/2018 06:45
Alat Pemantau Muka Air Rusak
(Ist)

DUA alat pemantau tinggi muka air (TMA) di aliran Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi rusak akibat sambaran petir. Akibatnya, hingga kini pelaporan deteksi dini TMA kepada warga di bantaran kali terlambat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, menyampaikan dua alat pemantau TMA itu berada di wilayah Kabupaten Bogor dan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi. Dua alat itu kini tengah dicek agar segera diperbaiki. "Alat tersebut rusak sejak Februari lalu dan belum diperbaiki," ungkap Ruddy, kemarin.

Ruddy menjelaskan, tim dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi sudah mengecek kerusakan alat itu. Ternyata e-buffer pada alat TMA hangus tersambar petir.

"Kemarin, Sabtu (21/4) tim sudah mulai memperbaiki rangkaian instalasi listrik untuk mengembalikan fungsi e-buffer. Namun, pelaksanaannya baru di Cileungsi, belum di wilayah Kota Bekasi. Pengerjaanya satu minggu," jelas dia. Perbaikan dilakukan dengan mulai pembelian komponen pengganti, pemasangan, hingga uji coba alat.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya