Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WANITA dengan busana blus biru tua ketat telihat mendekat kepada seorang petugas pengisian bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.17205 di Jalan Bulevard Raya, Blok SN 6, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Tanpa banyak ucap, tangan kanan sang wanita melayang ke pipi kiri sang petugas beberapa kali.
Peristiwa itu terjadi begitu cepat. Seorang pria berbusana serbahitam langsung melerai sang wanita. Pria itu mencoba menengahinya. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang tengah hangat diperbincangkan di berbagai media sosial. Video yang berdurasi 1:05 menit tersebut rupanya terjadi pada Selasa (3/4) lalu. Wanita yang diduga berusia 40 tahun tersebut hendak mengisi bahan bakar di SPBU tersebut. Namun, wanita yang berinisial Nn itu justru membuat keributan. Dia enggan tunggu giliran, malah menyodok antrean.
"Saat kejadian, antrean memang sangat panjang, saya tengah melayani konsumen di pom nomor dua khusus pertamax," ucap Iqbal, petugas SPBU yang terekam ditampar Nn, kemarin.
Tiba-tiba, datang sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang pemuda dan wanita. Tanpa berdosa, motor tersebut memotong antrean sepeda motor. Tak hanya itu, sepeda motornya pun masuk antrean mobil. Iqbal yang saat itu tengah berjaga menyarankan wanita tersebut agar kembali mengantre di jalur motor. Namun, Nn memaksanya untuk tetap melayani. Iqbal menolak lantaran hak konsumen dilanggar. Karena tak terima, wanita tersebut memaki Iqbal dan memaksa untuk dilayani lebih dahulu. "Tidak bisa, konsumen lain sudah mengantre lebih dulu. Saya tidak bisa memaksakan diri agar dia dilayani lebih dulu," tegas Iqbal.
Petugas lain, kata Iqbal, akhirnya mengalah dan melayani wanita tersebut. Akhirnya pasangan tersebut pun pergi meninggalkan SPBU.
Namun, selang 30 menit kemudian, Nn kembali lagi dan menuntut permintaan maaf dari Iqbal. Iqbal enggan meminta maaf karena merasa tidak bersalah. Nn yang sudah terbawa emosi melancarkan empat kali tamparan ke pipi kiri Iqbal. Tidak berhenti sampai di situ, Nn terlibat cekcok dengan petugas keamanan. Sebelum berlalu keduanya terlihat mendorong petugas keamanan dan Iqbal.
Manajer Operasional SPBU 34.17205 Arif Sunandar menegaskan identitas Nn sudah diketahui. Pihaknya akan melaporkan ke kasus itu ke Polsek Tarumajaya. "Sudah salah menyerobot antrean, malah menampar petugas kami. Pasti kami laporkan ke polisi kasus ini," janji Arif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved