Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCA-viralnya video aktivis Ratna Sarumpaet yang menelepon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, lantaran tidak terima mobilnya diderek oleh petugas Dinas Perhubungan DKI, mulai bermunculan meme sebagai respons dari warganet.
Salah satu meme tersebut berbunyi 'Kena Derek Dishub DKI? Hubungi Anies Baswedan 0811960520. Mobil dikembalikan. Catatan tidak untuk Ahoker'. Warganet pun meminta nomor itu disimpan.
Ada juga meme lainnya yang menyebutkan bahwa ada solusi bagi warga yang kena derek Dishub. 'Anda Parkir Sembarangan? Mobil Anda Kena Derek Dishub? Tidak Mau Bayar Denda? Kini ada solusinya. Telpon Anies'.
Pengamat media dan komunikasi Agus Sudibyo mengatakan bahwa meme-meme tersebut muncul sebagai kritik terhadap orang-orang yang dekat dengan pejabat atau yang punya jaringan kepada pejabat setempat yang bisa dengan mudah mengontak pejabat tersebut.
Padahal, sambungnya, jika memang pejabat tersebut bisa dihubungi, seharusnya ia bisa dihubungi oleh semua orang. Bukan hanya orang yang kenal dekat dengan pejabat tersebut. "Ya, kalau memang bisa nelpon Pak Anies langsung, ya seharusnya semua bisa, bukan hanya orang-orang yang kenal Anies. Harus ada akses yang simetris," ucapnya saat dihubungi Media Indonesia, kemarin.
Selain itu, meme itu juga memperlihatkan jika pejabat setempat bisa dihubungi oleh masyarakat dan memberikan solusi, pendelegasian tugas yang berada di bawah pejabat tersebut tidak berfungsi dengan baik. "Tapi apa iya seorang gubernur punya waktu menanggapi semua itu? Kalau semua ditangani gubernur, apa gunanya gubernur punya anak buah. Kalau semuanya ditangani Anies, berarti tidak ada pendelegasian terhadap orang-orang di bawahnya," terangnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa jika seseorang memang sudah melanggar aturan, orang itu tidak perlu menelpon pejabat yang dikenalnya. Menurutnya, orang itu harus menaati aparat yang ada di bawah juga. "Tidak semua diadukan ke Anies," pungkasnya.
Saat dihubungi, Ratna mengaku tidak terima dengan sikap yang ditunjukkan oleh petugas Dishub. Pasalnya, mobilnya diderek ketika ia berada di mobil. Petugas pun tidak bisa memberikan penjelasan yang baik kepadanya. Saat meminta penjelasan ke petugas pun, ia mengaku dirinya tidak dihiraukan.
"Saya berada di mobil. Tahu-tahu mobil derek datang. Mobil derek itu ngga nyari-nyari siapa yang melanggar, kayak diplot harus menderek mobil saya," tudingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved