CFD Bekasi Dinilai belum Pantas Masuk Kategori Terbaik

Gana Buana
25/3/2018 14:05
CFD Bekasi Dinilai belum Pantas Masuk Kategori Terbaik
(ANTARA/Risky Andrianto)

EEKSEKUTIF Nasional Pengampanye Perkotaan dan Energi dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Dwi Sawung, menyampaikan, sebuah kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di suatu kota belum bisa masuk kategori berhasil apabila masih ada polusi di tengah kegiatan tersebut.

Sebab, panggung hiburan yang ada dengan mengandalkan genset sebagai sumber listriknya pun menghasilkan polusi.

"Ya kalau masih ada panggung hiburan atau apa lah yang menggunakan genset tidak layak masuk terbaik," ungkap Dwi, Minggu (25/3).

Menurut Dwi, area CFD Kota Bekasi dekat dengan hutan kota sehingga wajar saja polusi di area tersebut cenderung menurun jika dibandingkan dengan saat tidak adanya CFD.

Namun, ketika polusi kembali lagi usai CFD atau bahkan lebih buruk, maka pemerintah belum berhasil mewujudkan cita-cita awal adanya kegiatan ini.

"Polusi usai CFD ya harusnya berkurang," kata Dwi lagi.

Ia menjelaskan, untuk mengurangi polusi di suatu daerah tidak cukup dengan menyelenggarakan kegiatan HBKB saja. Apalagi, kegiatan tersebut terselenggara hanya satu hari dalam satu pekan.

Dalam hal ini, pemerintah daerah harus menyediakan transportasi publik yang memadai. Tidak hanya dari segi kuantitas semata, tetapi  juga dari segi kualitas pun transportasi tersebut harus nyaman.

"Ya kalau CFD hanya satu hari dalam sepekan belum bisa mengurangi polusi," tandas dia. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya