Anggota Pemuda Pancasila Dirangkul Jadi Peserta BPJS-TK

Deri Dahuri
22/3/2018 16:45
Anggota Pemuda Pancasila Dirangkul Jadi Peserta BPJS-TK
(Ist)

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) merangkul Majelis Pemimpin Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DKI Jakarta dengan mengajak semua anggota organisasi Pemuda Pancasila di wilayah DKI yang jumlah sekitar 11 ribu orang untuk menjadi peserta.

Penandatangan kerja sama antara BPJS-TkWilayah DKI dan MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta dilakukan dilakukan di Gedung Menara Jamsostek, Jakarta, pada Kamis (22/3).

Dalam acara penandatangan tersebut, turut hadir Direktur Kepesertaan BPJS-TK, Ilyas Lubis, Deputi Direktur BPJS-TK DKI, Achmad Hafiz, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional PP, Japto Soerjosoemarno, Ketua MPW PP DKI, Thariq Mahmud, dan petinggi PP, Yorrys Raweyai.

Dalam sambutannya, Deputi Direktur BPJS-TK DKI, Achmad Hafiz, mengatakan, penandatangan kerja sama tersebut sebagai suatu yang fenomenal dan bersejarah.

"Kerja sama ini akan memberi pengaruh yang luar biasa kepada komunitas dan organisasi kemasyarakatan lainnya," ucap Hafiz.

Menurut Hafiz, sebagai organisasi yang dibentuk sejak 1959, organisasi PP telah turut mendorong pelaksanaan jaminan sosial tenaga kerja yang diamanatkan undang-undang.

"Ini akan memberi energi positif, apalagi anggota Pemuda Pancasila di wilayah DKI Jakarta mencapai 11 ribu orang," katanya.

Hafiz menambahkan bahwa mereka yang beraktivitas secara ekonomi sebagai pekerja baik yang menerima upah atau bukan penerima upah diharapkan menjadi peserta BPJS-TK.

"Dengan menjadi peserta BPJS Ketenegakerjaan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan program jaminan hari tua (JHT), maka bila anggota Pemuda Pancasila mengalami musibah akan mendapat tanggungan dari BPJS Ketenagakerjaan dan tidak memberatkan keluarga," papar Hafiz.

Direktur Kepesertaan BPJS-TK, Ilyas Lubis, menjelaskan bahwa menjadi peserta BPJS-TK merupakan bagian dari pelaksanaan jaminan sosial bagi para pekerja sekaligus upaya mensejahterakan para pekerja di seluruh Indonesia.

Di pihak PP, Japto Soerjosoemarno, Yorrys Raweyai, dan Thariq Mahmud, menyambut baik. Japto mengatakan, ke depan tidak hanya anggota PP di DKI yang akan menjadi peserta BPJS-TK tetapi anggota di seluruh Indonesia.

Menanggapi kerja sama dengan BPJS-TK, Thariq menyambut baik dan gembira.

"Kami harus melindungi anggota kami dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kini anggota kami di Jakarta mencapai 11.700 orang," ujar Thariq.

"Tahap pertama kami akan menargetkan sekitar 4.000 anggota Pemuda Pancasila menjadi peserta BPJS hingga akhir tahun ini. Ini jelas suatu yang fenomenal karena Pemuda Pancasila akan menjadi organisasi kepemudaan pertama yang memberi perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan," papar Thariq.

Ilyas Lubis menambahkan bahwa semua peserta BPJS Ketenagakerjaan program jaminan kecelakaan kerja, dipastikan mendapat pelayanan di rumah sakit kelas satu.

"Biaya perawatan pekerja di rumah sakit ditanggung 100% selama enam bulan," tutur Lubis. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya