Digeruduk Massa, Kantor Tempo Dijaga Ratusan Polisi

Dhaifurrakhman Abas
16/3/2018 16:58
Digeruduk Massa, Kantor Tempo Dijaga Ratusan Polisi
(Ist)

MASSA dari Front Pembela Islam (FPI), Laskar Pembela Islam (LPI), dan Alumni Presidium 212 menuntut permintaan maaf dari Majalah Tempo. Ini terkait karikatur yang dimuat pada edisi 26 Februari 2018 yang dianggap mendiskreditkan Pemimpin FPI Rizieq Shihab.

Pantauan Medcom.id, ratusan massa aksi datang sekitar pukul 14.00 WIB di kantor redaksi media Tempo, Jalan Palmerah Barat, Jakarta.

"Harus segera minta maaf karena karikatur tersebut dimuat di majalah yang disebar bukan hanya di Jakarta. Tetapi ke seluruh penjuru tanah air. Artinya Tempo mempermalukan cucu Nabi Muhammad SAW," ucap sang orator di lokasi, Jumat (16/3).

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Kurniawan Ismail, menerjunkan ratusan personel untuk menjaga demo. Petugas terdiri atas Dalmas dan Brimob.

"Untuk siang ini kita sudah siapkan pengamanan di lokasi Tempo. Jadi kita sudah standby 294 anggota," beber dia.

Kurniawan mengatakan, personel disebar di tempat-tempat yang rawan. Ada tiga lokasi yang dijaga.

"Yang pertama di samping kiri, kemudian di samping kanan untuk memantau sekitaran lokasi yang perlu kita amankan. Kita mengedepankan untuk persuasif, untuk humanis karena kegiatan yang dilaksanakan ini adalah kegiatan aksi damai hanya untuk menyampaikan aspirasi," tukas dia.

Sebelumnya ratusan orang berdemo menuntut permintaan maaf dari Majalah Tempo. Demonstran yang merupakan pengikut Rizieq Shihab itu tak senang dengan karikatur yang dibuat.

Dalam salah satu edisi, terdapat karikatur laki-laki memakai gamis dan sorban tengah duduk bersama perempuan. Si laki-laki meminta maaf lantaran belum bisa pulang. (Medcom/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya