Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KARTU Multi Trip (KMT) yang biasa digunakan untuk alat bayar Commuter Line kini bisa digunakan untuk angkutan Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD). Hal ini dikerjakan atas kerjasama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan Perum PPD sebagai implementasi integrasi antar moda.
"Ini adalah bentuk kerjasama pertama kali yang kami adalan bersama moda transportasi angkutan bus dan kereta. Untuk permulaan kita pilih Sudirman dulu," kata Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, hari ini.
KMT bisa digunakan hanya untuk di trayek baru milik PPD, yakni rute Sudirman, Gambir dan Blok M. Setelah melakukan tap di Stasiun Sudirman, konsumen harun tap kembali di bus PPD menggunakan KMT yang sama. Untuk sekali jalan dikenakan biaya Rp5ribu. Setelah stasiun Gambir, bus akan menuju Terminal Blok M dan kembali lagi ke Stasiun Sudirman.
Pemilihan Stasiun Sudirman sebagai lokasi utama kerjasama kedua pihak karena Stasiun Sudirman termasuk stasiun yang cukup padat. Setidaknya ada sekitar 65ribu sampai 75ribu penumpang yang turun dan naik di Stasiun Sudirman.
"Karena kita lihat lonjakan penumpang paling besar ada di Sudirman. Pergerakan orangnya juga luar biasa, jadi jumlah armada di sini ada 6. Bisa bertambah lagi," kata Pande.
Pengguna moda akan disosialisasikan mulai hari ini sampai 12 April 2018 mendatang. Khusus pada masa sosialisasi, selama satu bukan ke depan pengguna yang tidak memiliki KMT dapat membayar secara tunai sebesar Rp5ribu. Bus PPD beroperasi pada pukul 05.00 sampai 22.00 WIB. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved