Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menerima hibah 20 unit alat angkut sampah dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam DKI Jakarta Raya (KAHMI Jaya). Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (14/3).
"Hibah alat angkut sampah itu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, RW-nya harus diberdayakan, sehingga Kota Jakarta semakin bersih," kata Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Salahudin Uno, di Jakarta, Rabu.
Penyerahan hibah turut dihadiri Koordinator Presidium KAHMI Jaya, Mohammad Taufik, dan Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad.
Menurut Sandiaga, alat angkut sampah berupa motor roda tiga itu merupakan pemberian hibah kepada 20 RW di wilayah Jakut sebagai wujud dari sistem partisipatif dan kolaboratif dari masyarakat dalam mewujudkan kebersihan di Ibu Kota.
Lebih lanjut, dia pun berencana untuk mengintegrasikan penyerahan hibah tersebut dengan gerakan dan program One Kecamatan, One Center for Entrepreneurship (OK-OCE).
"Dengan begitu, saya berharap segala upaya yang dilakukan untuk pengentasan masalah sampah Jakarta bisa berjalan selaras dengan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," ujar Sandiaga.
Dia menuturkan para pegiat yang akan menggunakan alat angkut sampah tersebut akan diberdayakan melalui pelatihan. Sehingga, penyelesaian masalah sampah di Ibu Kota akan memiliki sistem tata kelola yang baik melalui perencanaan bank sampah.
"Jadi, skemanya sudah ada, pemberdayaannya sudah ada dan mobil-mobil angkut sampahnya juga sudah ada, tinggal disinkronkan saja dengan bank sampahnya," ungkapnya.
Penyerahan 20 unit alat angkut sampah dari Ketua KAHMI Jaya kepada 20 RW wilayah Jakarta Utara itu didukung oleh industri otomotif TVS Kargo Kendaraan Roda Tiga dan PT Tri Rajawali Indo Sejahtera.
Koordinator Presidium Kahmi Jaya, M Taufik, menyebutkan untuk tahap pertama pihaknya menyiapkan 20 unit gerobak motor roda tiga untuk mengangkut sampah di Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan.
"Idealnya 1 RW itu memiliki 2 motor gerobak sampah, jadi gerobak ini berkelanjutan dan dapat membuat lingkungan bisa jauh lebih bersih. Ini juga bagian dari program pemerintah Anies-Sandi yang berorientasi pada gerakan masyarakat," tutur Taufik. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved