Satpol PP Depok Buru Orang Gila

Kisar Rajaguguk
12/3/2018 17:10
Satpol PP Depok Buru Orang Gila
(MI/Bary Fathahilah)

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menggelar razia dengan sasaran orang gangguan jiwa. Razia orang gila tersebut mengantisipasi penyerangan orang gila terhadap ulama, dan tokoh masyarakat di Kota Depok.

“Razia orang gila bertujuan agar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak berkeliaran dan tidak bertindak anarkis. “ tandas Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto, hari ini.

Razia orang gila itu dilakukan di sejumlah titik di antaranya, Jalan Raya Margonda, bawah flyover Arid Rahman Hakim, Terminal Bus Kota Depok, dan pasar-pasar tradisional yang merupakan tempat transaksi jual beli dan berkumpulnya pedagang dan konsumen.

“Saya telah instruksikan kepada para kepala seksi pemerintahan dan ketertiban (Kasie Pemtrantib) 11 kecamatan di Kota Depok, supaya di sweping ODGJ." katanya.

Setelah mendapat data terkait orang yang mengalami gangguan jiwa dari rumah sakit, lanjut Yayan, pihaknya akan mendatangi alamat yang bersangkutan sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kota Depok untuk diperiksa kejiwaannya secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawangan, Kota Depok. “Kita bertujuan agar mereka tidak berkeliaran dan tidak membahayakan masyarakat,” katanya.

Sejauh ini kasie pemtratib kecamatan masih melakukan pemburuan dilapangan. “Belum ada laporan ada tidaknya ODGJ yang terjaring operasi di jalanan dan belum ada laporan dari masyarakat berkeliaran ODGJ di tempatnya," ujar Yayan.

Saat ini isu penyerangan ulama, dan tokoh masyarakat oleh ODGJ sedang ramai di Media sosial, salah satunya di Kota Depok. Bahkan, pada Minggu (11/3), Abdul Rochman, 50, menjadi korban penusukan Silvia alias Vivi, 28, yang diduga mengalami gangguan jiwa. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya