Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU penusukan ustad Abdul Rahman di masjid Darul Mutaqiem, Depok, Jawa Barat, merupakan warga setempat yang sudah mengenal lama korban. Pelaku Sylvia Mardiyana diduga mengalami gangguan jiwa dengan sering melakukan tindakan memaki kepada setiap orang yang dijumpainya.
Kapolres Depok, Kombes Didik Sugiarto mengatakan pelaku menunjukan kelakuan aneh setelah bercerai dari suaminya. Hingga hingga Sylvia sering melakukan pengobatan alternatif atau rukiyah.
"Tersangka orang yang tinggal di sana dan jamaah di masjid itu juga . Artinya masyarakat mengenal dia, jamaah di sana juga mengenal dia dan dia juga mengenal para jamaah. Tersangka juga sering terlihat berperilaku tidak wajar," jelasnya.
Didik merinci korban pernah diperlakukan tidak sopan oleh pelaku. Hal itu memancing korban menegur pelaku atas tindakan tersebut.
"Dia ditegur oleh korban saat ditemui setelah shalat subuh, saat itu pelaku jadi jamaah di sana," imbuhnya.
Saat ini penyidik sedang melakukan observasi kejiwaan secara medis terhadap pelaku untuk memastikan kondisi kejiwaannya. Selain itu aparat melakukan pengembangan kasus dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi. Dari keterangan yang didapatkan diduga pelaku sempat diantarkan oleh orang lain menggunakan sepeda motor. Padahal malam sebelum kejadian pelaku sempat mendatangi rumah korban namun belum jelas tujuannya.
"Penyidik sedang bekerja pengumpulan alat bukti kemudian alat bukti lain utk kita cari latar belakang mengapa pelaku melakukan penganiayaan," terangnya.
Dia menambahkan saat kejadian, pelaku yang berupaya menusuk korban dengan sebilah pisau yang telah disiapkannya, gagal karena anak pelaku berteriak. Abdul Rahman pun mengalami luka goresan di bagian pipi.
"Kondisinya sekarang sudah membaik," tandasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved