Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama gedung tinggi yang diduga menyedot air tanah. Hal itu diketahui dari penggunaan atau konsumsi air dari PDAM yang relatif kecil dibanding jumlah penghuni gedung.
Ia menduga, jika demikian untuk memenuhi kebutuhan ada sumber air lain dan tidak terawasi. “Ada tempat-tempat yang kita tahu konsumsi dari PDAM itu relatif kecil dibandingkan dengan jumlah orang yang berada di tempat itu. Artinya ada sumber air lain yang digunakan dan sumber air lain. Itu justru tidak ada izinnya, tak terawasi,” kata Anies, Senin (12/3).
Untuk itu Pemprov DKI menggabungkan SKPD terkait di antaranya Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan, Dinas Perindustrian dan Energi, Satpol PP, dan Dinas Sumber Daya Air serta tim eksternal dari balai konservasi air tanah untuk mengecek pengelolaan air di 80 gedung selama 21 hari ke depan.
Dalam kesempatan itu, Anies juga mengecek penggunaan air oleh Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat. Dari temuannya bersama tim pengecekan yang menggunakan rompi bertuliskan ‘Tim Pengawasan Terpadu Sumur Resapan, Instalasi Pengolahan Limbah, dan Air Tanah’, Anies hanya geleng-geleng kepala.
“Kita akan mulai dari sini terutama bangunan gedung tinggi, karena gedung tinggi inilah yang sering memanfaatkan air dari sumur dalam dan juga pengelolaan limbahnya. Ada satu hal yang harus ditaati, zero run off, zero run off artinya semua air yang digunaakan harus dikembalikan ke tanah,” ungkap Anies terpisah, hari ini.
Menurut Anies kondisi yang ada di bangunan tinggi saat ini air yang diambil tidak dialirkan ke luar. Penggunaan air yang sudah dilakukan kemudian menimbulkan aliran air tambahan yang harus ditanggung masyarakat. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved