Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLSEK Sawangan mengamankan Vivi, 28, lantaran menusuk seorang warga saat solat berjemaah di Masjid Darul Mustaqin RT 005 RW 06, Kelurahan Sawangan Lama, Kota Depok.
Kepala Polsek Sawangan Komisaris Suwardi mengatakan pelaku penusukan (Vivi) tengah diamankan, sedangkan korban Abdul Rahman, 50, langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Abdul Rachman merupakan guru ngaji di masjid tersebut.
Kejadian berawal saat korban bersama warga lainnya sedang menjalankan solat di Masjid Darul Mustaqin, Sawangan. Tiba-tiba, Vivi yang diduga mengalami gangguan jiwa masuk ke dalam Masjid dan menusukpan pisau ke bagian tubuh korban hingga melukai kuping kirinya.
“Pelaku mengeluarkan senjata tajam dari balik bajunya, langsung menusuk korban, sehingga korban mengalami luka tusuk di bagian kuping," kata Suwardi.
Polisi mendapat informasi keributan pada subuh tersebut, segera mendatangi lokasi kejadian dan petugas mengevakuasi pelaku ke Polsek Sawangan. “ Kita amankan karena tindakannya membahayakan dan sempat melukai seorang warga, polsek sawangan juga mengamakan barang bukti berupa sebilah pisau, “ paparnya.
Dari keterangan warga, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa, dan sering tiba - tiba mengamuk tanpa sebab dan melakukan kekerasan serta penganiayaan terhadap orang lain. Untuk tindakan selanjutnya, Polsek Sawangan sedang berkoordinasi dengan Pihak Kecamatan Sawangan, mencari solusi dalam mengatasi gangguan kejiwaan pelaku.
Muluk,50, saksi mata dan warga setempat mengatakan Vivi, yang merupakan warga Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI) Kelurahan Sawangan, Kota Depok belakangan ini hidup sendirian.
Warga di komplek tersebut sudah mengetahui bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa. “Bahkan pelaku suka meludahi orang apabila dekat padanya. Pelaku juga suka berjeget, tertawa, dan omong sendiri jika lagi kumat,” tandasnya.
Sebelum kejadian, sambung Muluk, pelaku memang sudah berada di depan masjid duduk-duduk sebelum Salat Subuh. Ia mengatakan bahwa tindakan pelaku cukup meresahkan dan meminta pelaku diasingkan. “Kalau begini bakal kejadian udah meresahkan. Mending kita tidak berdandan ala ulama biasa saja yang penting selamat,” paparnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved