Anies Janjikan Trotoar Jakarta Lebih Ramah Disabilitas

Akmal Fauzi
10/3/2018 16:48
Anies Janjikan Trotoar Jakarta Lebih Ramah Disabilitas
(MI/ARYA MANGGALA)

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, dalam penataan kawasan Jalan Sudirman-Thamrin akan ramah untuk penyandang disabilitas. Upaya itu dilakukan dengan menambah fasilitas untuk penyandang disabilitas.

"Penataan Sudirman-Thamrin hasilnya nanti akan ramah penyandang disabilitas meskipun sekarang sudah ada dalam rancangannya sudah disiapkan tapi saya akan undang mereka juga untuk memberikan masukan lebih jauh apa yang dibutuhkan," kata Anies saat menghadiri HUT ke-4 Jakarta Barrier Free Tourism (JBFT), di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3).

Sebelumnya, Anies berjanji akan menyiapkan fasilitas ekstra bagi penyandang disabilitas yakni kursi roda agar para penyandang disabilitas nyaman melintas di trotoar Sudirman-Thamrin.

"Trotoar kita sulit sekali dilewati kursi roda, desainnya, ada batu-batu tampaknya indah tapi ketika mereka harus melewati kursi roda ya berat sekali kemudian ketinggian trotoarnya dengan permukaan jalan juga selisihnya jauh," ujarnya

Trotoar Sudirman-Thamrin akan dilebarkan hingga 10 meter. Proyek ini didanai dari sisa kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) Simpang Susun Semanggi.

PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer.

Trotoar di Sudirman-Thamrin nantinya akan menjadi bagian akses masuk ke stasiun bawah tanah.

Anies mengakui saat ini Jakarta belum ramah untuk penyandang disabilitas. Anies berkomitmen akan membenahi trotoar dan fasilitas penunjang transportasi umum bagi penyandang disabilitas bukan hanya di kawasan Sudirman-Thamrin

"Semua semua, tentu kami akan bertahap tapi kita mengerjakan satu-satu," katanya.

Tak hanya itu, beberapa hal yang diperhatikan yakni ikhwal fasilitas transportasi yang juga harus ramah terhadap disabilitas seperti misalnya lift bagi penyandang disabilitas yang ingin naik ke halte TransJakarta.

"Bagi yang tuna netra harus ada suara, bagi yang tuna rungu harus ada running text-nya. Nanti kita harus perbaiki," ucap Anies. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya