Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 2B, ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin, Kota Bogor, sepanjang 2,65 kilometer, hampir rampung. Saat ini tinggal proses perapian.
Proyek selesai setelah masa pengerjaan dipercepat 100 hari dari rencana awal. Operasional tol lanjutan dari Sentul-Kedung Badak ini akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada pertengahan April.
Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Hendro Atmodjo selaku owner Tol BORR mengatakan, sebelum diresmikan Presiden Jokowi, pihaknya berkehendak memperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan lomba lari di atas tol tersebut.
"Kami menggelar lari 5K buat memperkenalkan jalan tol yang sudah dibangun tapi belum dioperasikan ini. Ada juga lari 10K, yakni untuk rute seksi 3A yang proyeknya mulai dikerjakan pada Juni mendatang," terang Hendro dalam jumpa pers di Ruang Paseban, Kantor Wali Kota Bogor, kemarin.
Saat ini proyek tergolong sudah rampung 99% atau tinggal finishing. Proses moratorium sudah dilewati, pun izin operasional jembatan sudah lolos.
Menurut Hendro, dari sekian pembangunan tol, Tol BORR Seksi 2B yang pertama kali lolos atau dizinkan setelah Papua (pembangunan jalan aspal). Hingga kemarin proyek pembangunan Tol BORR Seksi 2B masih zero accident. Tidak ada kecelakaan kerja kepada buruh maupun terhadap pengguna jalan yang di bawah.
Tol BORR Seksi 2B tinggal satu langkah lagi, yakni mendapatkan sertifikat laik fungsi. Pihaknya optimistis akan mendapatkan sertifikat tersebut karena hanya melingkupi pemasangan rambu-rambu, apakah sudah benar tau belum. Begitu juga penerangan jalan apakah memenuhi syarat atau tidak.
Selanjutnya, terkait pengujian keselamatan akan dilakukan oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang anggotanya melibatkan 16 akademisi.
Pengujian telah berlangsung selama dua hari pada 4-5 Maret. Tes dilakukan seharian mulai pukul 10.00-17.00 WIB dengan menggunakan 15 truk/tronton yang diisi penuh pasir batu. Berat rata-rata 30 ton per truk sehingga totalnya 400 ton. "Alhamdulilah kuat dan sehat," ungkapnya.
Tinggal 1%
Berbeda dengan tol sebelumnya (seksi 2A) yang diuji pihak lain, sedangkan seksi 2B langsung oleh KKJTJ. Manajer Proyek PT WIKA Ali Afandi sebagai kontraktor membenarkan bahwa pengerjaan tinggal 1% lagi melingkupi pengaspalan, perambuan, dan pemasangan lampu.
Untuk lampu penerangan jalan umum sudah mencapai 78% dan lampu atas 60%, sedangkan pengaspalan tinggal 1%. Pada 20 Maret diyakini sudah rampung 100%.
Menjawab tentang tarif, Hendro Atmodho menyatakan ada kenaikan. Kalau sebelumnya dari Sentul hingga Kedung Badak dikenakan Rp6.000, dengan penambahan rute hinga Simpang Yamin menjadi Rp10 ribu.
Di akhir jumpa pers, Hendro juga menjelaskan rencana pembangunan lanjutan Tol BORR Seksi 3A (Simpang Yasmin-Sempal) sepanjang 3,8 km dimulai pada Juni 2018. Untuk ruas ini, nilai investasinya jauh lebih besar, yakni Rp1,8 triliun buat konstruksi dan Rp1,5 triliun pembebasan lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved