Empat Lagi Pengemudi Ojek Daring Jadi Tersangka Pengrusakan Mobil di Senen

Antara
09/3/2018 19:16
Empat Lagi Pengemudi Ojek Daring Jadi Tersangka Pengrusakan Mobil di Senen
(Ist)

PENYIDIK Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menetapkan tersangka terhadap empat pengemudi ojek daring yang diduga terlibat pengrusakan mobil di Jembatan Bawah Tanah (Underpass) Senen pada Rabu (28/2) malam.

"Keempatnya diduga terlibat pengejaran dan perusakan mobil," kata Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Roma Hutajulu, di Jakarta, Jumat (9/3).

Roma mengungkapkan, keempat orang itu berinisial J, HS, YS, dan T yang ditetapkan tersangka berdasarkan rekaman video dan keterangan sejumlah saksi. Roma menuturkan penyidik Polres Metro Jakpus menaikkan status keempat orang itu usai menjalani pemeriksaan pada Kamis (8/3) kemarin.

Sejauh ini, penyidik telah menetapkan enam tersangka karena sebelumnya telah menjadikan tersangka kepada dua pengemudi ojek daring lainnya berinisial SN dan UY. SN dan UY diduga merusak, mengejar, dan merekam aksi pengrusakan terhadap mobil yang ditumpangi Andrian Anton dan Anton Leonard Ayal itu.

Kapolres menambahkan, penyidik akan mengembangkan terhadap tersangka lainnya yang terlibat aksi tersebut.

Sebelumnya, petugas Polres Metro Jakpus menyelidiki aksi sekelompok pengemudi ojek daring diduga merusak mobil yang ditumpangi Andrian Anton dan Anton Leonard Ayal di kawasan underpass Senen pada Rabu (28/2) malam.

Berdasarkan keterangan Andrian dan Anton kepada polisi, kejadian berawal saat pelapor melintasi kawasan Jalan Letjen Suprapto Cempaka Putih mengarah Senen. Pengemudi Andrian menyembunyikan klakson sebagai isyarat melintas kepada pengendara lain karena terdapat sekelompok pengemudi ojek online di kawasan tersebut.

Menurut keterangan pelapor kepada penyidik, diduga salah satu anggota ojek online itu tidak terima dengan bunyi klakson itu. Aksi itu memancing aksi sekelompok ojek online lainnya memukul bagian depan kendaraan yang ditumpangi Andrian dan Anton.

Pelapor berusaha menambah kecepatan untuk menghindari kejaran kelompok ojek daring itu tetapi mobil tersebut menyerempet beberapa sepeda motor. Mobil berhenti di kawasan underpass Senen lantaran macet sehingga anggota ojek online itu melampiaskan emosi dengan merusak mobil, sedangkan Andrian dan Anton melarikan diri sebelum mobil diamuk massa.

Akibat kejadian itu, Andrian terluka pada tangan, kepala bagian kiri, sedangkan Anton luka pada bagian bibir dan kepala sebelah kanan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya