Yonarmed 10 Kostrad Bantu Evakuasi di Cijeruk

06/2/2018 22:49
Yonarmed 10 Kostrad Bantu Evakuasi di Cijeruk
(Ist)

LONGSORNYA tanah sepanjang 40 meter, Senin (5/2) pukul 12.48 WIB, di jalur rel kereta api jurusan Sukabumi-Bogor akibat tingginya curah hujan, mengakibatkan terputus moda transportasi tersebut.

Kondisi tersebut selain merusak jalur kereta api, juga menimpa beberapa rumah warga yang ada di sekitarnya di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Tidak menunggu waktu lama, Batalyon Armed 10 Kostrad yang berlokasi di Ciluar, Bogor, pada Senin (5/2), pukul 16.15 WIB telah merapat ke lokasi.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (6/2), Kepala Penerangan Kostrad Letkol Inf Putra Widyawinaya menyebutkan, 100 anggota batalyon di bawah pimpinan Danyon Armed 10 Kostrad Mayor Arm David Eldo, bersama tim gabungan TNI-Polri dan masyarakat, melakukan pencarian korban yang belum ditemukan dengan menggunakan alat berat excavator.

Tercatat 3 rumah warga rusak berat, empat meninggal dunia dan 6 orang luka-luka. Para korban telah dibawa ke Puskesmas Caringin. Hingga kini masih terus dilakukan pencarian terhadap para korban yang diperkirakan tertimbun tanah longsor.

Anggota Armed 10 Kostrad akan berada di lokasi bencana sampai dianggap lokasi tersebut sudah aman. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya