Masuk Panen Raya, Stok Beras Dilepas ke Pasar

Gana Buana
01/2/2018 20:05
Masuk Panen Raya, Stok Beras Dilepas ke Pasar
(ANTARA)

MEMASUKI masa panen raya, pedagang beras di Pasar Induk Cipinang bersiap melepas 24 ribu ton stok beras ke pasaran.

Harga jual beras pun kini telah berangsur turun sekitar Rp300 hingga Rp400 per kilogram (kg).

“Menjelang panen raya pedagang sudah mulai melepas stoknya,” ungkap Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Arief Prasetyo Adi, di Jakarta, Kamis (1/2).

Arief menyampaikan, saat ini stok para pedagang beras Pasar Induk Cipinang terhitung ada sebanyak 24 ribu ton. Stok tersebut langsung dilepas ke pasar, lantaran perkiraan panen raya terjadi pada Februari hingga Maret mendatang.

Meski buah manis dari panen raya belum bisa terasa namun Arief mengaku harga beras medium sudah berangsur turun. Sebelumnya, beras kualitas medium atau jenis IR-64 III beredar di pasaran dengan harga Rp8.900 per kg, namun kini berangsur turun menjadi Rp8.525 per kg.

Sedangkan untuk harga beras premium semula beredar dengan harga Rp11.800 hingga Rp12.450, kini turun menjadi Rp11.500 hingga Rp12.200 per kg.

“Sudah turun Rp300-Rp400 per kg,” imbuh Arief.

Dalam hal ini, Arief berharap pada pemerintah agar membantu menyukseskan panen raya di lumbung-lumbung padi di Indonesia. Mereka harus menyiapkan alat pengering (dryer) untuk membantu proses pengeringan gabah apabila tiba musim hujan. Agar beras cepat didistribusikan ke pasar-pasar sentra beras.

Selain itu, lanjut Arief, pemerintah pun harus membeli gabah dengan harga yang baik dari para petani. Agar ke depan petani tidak merugi dan kembali bisa menandur padi.

“Mereka harus membantu proses pengeringan gabah dan membeli gabah dengan harga yang bagus,” jelas dia.

Sementara itu, Hajiyono pemilik Toko Famili di Sentra Pasar Induk Cipinang mengaku saat ini harga beras medium dan premium sudah cukup standar. Sebab, tidak ada lagi harga beras medium yang mencapai Rp10.000.

“Mudah-mudahan cepat masuk masa panen raya, paling dua minggu lagi. Sebab setelah panen butuh waktu untuk menyiapkan beras sampai didistribusikan,” kata Yono. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya