Pendapatan Sopir Angkot Tanah Abang Naik

Selamat Saragih
01/2/2018 19:05
Pendapatan Sopir Angkot Tanah Abang Naik
(Dok Mi)

SEJUMLAH sopir angkutan kota (angkot) yang melayani trayek Tanah Abang, mengaku lebih banyak mengangkut penumpang setelah Bus Transjakarta Tanah Abang Explorer berhenti beroperasi sementara.

"Kami berasa dapat penumpang lumayan dan hasil pendapatan pun naik, setelah bus Transjakarta Tanah Abang Explorer berhenti beroperasi sementara ini," kata Nurdin, sopir Mikrolet M-08 jurusan Tanah Abang - Kota, Kamis (1/2).

Dia menambahkan, "Tadinya kami cuma dapat sekitar Rp200.000 per hari. Tapi setelah bus Explorer Transjakarta berhenti beroperasi, sekarang pendapatan mulai naik menjadi Rp250.000-Rp300.000 per hari."

Meski demikian, lanjutnya, kenaikan tersebut belum sebanding jika Jalan Jatibaru Raya dibuka kembali. Pasalnya, dia dan rekan-rekannya bisa mendapat uang sebesar Rp450.000 saat Jalan Jatibaru Raya dibuka.

Rencana operasional kembali Bus Transjakarta Explorer menunggu instruksi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

"Namun penghasilan kami sekarang belum bisa mengalahkan waktu Jalan Jatibaru dibuka. Makanya kami tetap minta Jalan Jatibaru dibuka," ujar Suparlan, rekan Nurdin.

Suparlan menambahkan, saat Bus Transjakarta berhenti beroperasi, pengunjung Tanah Abang kembali menggunakan angkot. Hal senada juga disampaikan Ponirin. Sopir angkot M-08 itu berharap Pemprov DKI membuka kembali Jalan Jatibaru Raya.

Operasional Bus Transjakarta Explorer Tanah Abang sengaja diberhentikan sementara hingga Anies-Sandi menemukan solusi. Langkah itu diambil setelah sopir angkot Tanah Abang unjuk rasa di depan Balai Kota DKI serta di kawasan Tanah Abang beberapa waktu lalu.

Dari catatan Media Indonesia, bus Transjakarta Eksplorer gratis tersebut telah dioperasikan sejak Desember 2017, saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup Jalan Jatibaru Raya untuk mengakomodasi PKL berjualan di badan jalan. PT Transjakarta belum memutuskan kapan bus itu akan kembali beroperasi. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya