Anies Tuding Ada Pihak Politisasi Penataan Tanah Abang

Antara
30/1/2018 19:48
Anies Tuding Ada Pihak Politisasi Penataan Tanah Abang
(Dok. MI/Arya Manggala)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menuding ada pihak yang berusaha mempolitisasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata Pedagang Kecil Mandiri (PKM) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Jangan dipolitisasi, karena ini Insya Allah untuk kebaikan semuanya," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (30/1).

Hal tersebut terkait adanya aksi demo sopir angkutan umum rute Tanah Abang, pada Senin (29/1) kemarin, yang meminta Pemprov DKI membuka kembali Jalan Jatibaru karena digunakan PKM dan menghentikan bus TransJakarta Explorer beroperasi.

"Intinya kita akan bicarakan baik-baik dan saya juga berharap semua pihak lihat ini sebagai sebuah cara untuk menyelesiakan problem di tempat itu," kata Anies.

Sementara, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan, mengatakan, ada pihak yang mengancam sopir angkot di Tanah Abang agar ikut berdemo. Dugaan tersebut muncul berdasarkan keterangan sejumlah sopir angkot.

"Ini kan yang digerakkan para sopir. Mereka merasa dapat tekanan, diancam harus ikut. Kita kan undang sopir, merasa diancam," kata Shafruhan seusai bertemu Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Salahuddin Uno, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa.

Sebelumnya, Sandiaga mengatakan tingkat kemacetan menurun setelah dilakukan penataan PKM di kawasan Tanah Abang mulai Jumat (22/12/2017).

Pemprov DKI memiliki konsep baru dalam penataan kawasan Tanah Abang. Dengan menyinergikan sejumlah moda transportasi massal dan pusat perdagangan, kawasan Tanah Abang yang memang strategis akan semakin tertata dan menjadi downtown Jakarta di masa depan, katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya