Kesepakatan Dengan Menhub Kecewakan Pengemudi Taksi Daring

Yanurisa Ananta
29/1/2018 23:03
Kesepakatan Dengan Menhub Kecewakan Pengemudi Taksi Daring
(ANTARA)

SEJUMLAH pengemudi taksi daring yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) mengaku kecewa dengan kesepakatan yang dibuat 15 perwakilan Aliando bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senin (29/1).

Mereka tetap menginginkan Permenhub No108/2017 dicabut.

"Pada dasarnya kami tidak puas. Inti dari unjuk rasa tadi kan untuk mencabut Permenhub. Kami ingin ada Permen baru yang mengakomodasi kebutuhan driver on line," kata Ari Ashari, salah satu perwakilan Aliando yang turut hadir dalam pertemuan dengan Menhub.

Menurut Ari, Permenhub No.108/2017 belum mengakomodir keinginan pengemudi taksi berbasis aplikasi ini. Permenhub hanya mengakomodir kepentingan-kepentingan pengusaha.

Terlebih, pasca pertemuan dengan Menhub, Aliando sudah diagendakan untuk bertemu lagi dengan BPTJ serta Dirjen Perhubungan Darat untuk merumuskan lebih detil lagi. Namun, agenda itu tidak ditindaklanjut.

"Tapi tadi bahasa politiknya Menhub bahwasanya akan dikaji ulang. Kami inginnya dibatalkan," tuturnya.

Aliando dijanjikan dalam waktu seminggu keputusan baru akan dihasilkan. Bila keputusan tidak berujung pada pencabutan Permenhub bukan tidak mungkin Aliando akan kembali turun ke jalan.

"Kalau masih tidak sesuai keinginan kami. Kemungkinan kami akan turun kembali ke jalan. Sambil proses judicial review terus berlanjut," imbuh Ari Ashari, anggota Aliando perwakilan Bandung.

Humas Aliando Zulian Hamid mengatakan, kalau Permenhub No.108/2017 tidak dicabut maka ia akan merencanakan aksi yang lebih masif ditunjukan ke Presiden.

"Aliando inginkan cabut peraturan tersebut dan bahasan materi muatan Peraturan Menteri harus libatkan pihak terkait (Aliando) serta memiliki azas keadilan," ujarnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya