Jakpro Minta Keselamatan Kerja Proyek LRT Diperhatikan

Yanurisa Ananta
22/1/2018 21:35
Jakpro Minta Keselamatan Kerja Proyek LRT Diperhatikan
(MI/Usman Iskandar)

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) meminta para pekerja yang mengerjakan proyek LRT Jakarta (Depo Kelapa Gading- Velodrome) untuk meningkatkan penerapan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3). Hal ini terkait kecelakaan runtuhnya box girder pada tiang P 28-29 pada Senin (22/1) dini hari.

“Kami merasa prihatin atas kejadian ini, dan kami berharap para pekerja di LRT Jakarta dapat meningkatkan penerapan safety dalam mengerjakan proyek secara maksimal,” ungkap Dirut PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi dalam keterangannya menanggapi kecelakaan kerja runtuhnya box girder pada proyek LRT Jakarta, hari ini.

Satya Heragandhi mengatakan, usai kejadian runtuhnya boxgirder terus melakukan pertemuan secara marathon dengan pihak kontraktor. Hasil meeting bersama memperlihatkan ada upaya khusus pihak kontraktor untuk tetap berkomitmen mampu menyelesaikan proyek sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. ”Dari keterangan yang disampaikan kontraktor, ada perubahan sequencing (metode yang digunakan) sehingga masih berkomitmen dengan target waktunya.”

Dirut Jakpro ini menambahkan, terkait korban yang akibat musibah ini sebanyak 5 (lima) pekerja. Semuanya sudah ditangani oleh medis di RS Columbia Asia. Sedangkan 3 (tiga) diantaranya sudah diperbolehkan pulang. Untuk 2 (dua) pekerja lainnya sedang dirawat di RS Columbia Asia.

Konstruksi LRT Jakarta (Depo Kelapa Gading- Velodrome) membentang sepanjang 5,8 km, dan dilengkapi 6 stasiun layang. LRT koridor prioritas ini memiliki satu Depo dengan fasilitas pemeliharaan dan penyimpanan hingga 196 gerbong kereta LRT. Penyediaan transprotasi massal berbasis kereta ini, sesuai target beroperasi sebelum Asian Games 2018. Nantinya, jumlah gerbong yang beroperasi di LRT Jakarta sebanyak 16 gerbong, dengan jarak waktu kedatangan (headway) sekitar 10-15 menit.

Satya Heragandhi menambahkan, hingga sekarang progress pekerjaan LRT Jakarta (Velodrome-Depo Kelapa Gading) mendekati 56,94 persen.Sedangkan pekerjaan pembuatan gerbong (Light Rail Vehicle/LRV) di Korea Selatan, terus dikebut. ”Mudah-mudahan, April nanti gerbong-gerbong sudah tiba di Jakarta, setelah dilakukan testing & commisioning terlebih dahulu di Korsel pada Februari nanti.” (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya