Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KERETA Bandara Soekarno-Hatta (KA Soetta) telah diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo. Kereta yang membutuhkan 3 tahun masa pembangunannya dan menempuh 37.6 KM itu diharapkan menyempurnakan sistem transortasi yang terintegrasi dan mampu mengurangi kemacetan ibu kota.
"Dengan mengucap Bismillahirrphmanirrohim saya resmikan pengoprasian KA Bandara Soetta," ujar Presiden Joko Widodo saat meresmikan KA Bandara Soetta di kompleks Bandara Soetta, Tangerang. 2/1.
Menurut dia, kehadira KA Bandara Soetta yang terdiri dari 6 kereta dengan 272 kursi pada setiap rangkaian, sehingga dalam 1 hari dan dapat mengangkut ± 11.000 penumpang itu dapat mengurai kemacetan. Kemudian kereta yang disertai layar TV LED dan pendingin udara juga terintegrasi dengan Automated People Mover System atau Skytrain itu mampu menjadi alasan masyarakat menggunakan transportasi massal.
"Setelah 3 tahun kita bekerja keras menyelesaikan KA Bandara Soetta, akhirnya pada pagi hari ini bisa kita segera resmikan. Bahwa kita tahu KA Bandara Soetta ini merupakan salah satu dari penyediaan moda transportasi di Jakarta untuk mengurangi kemacetan," jelasnya.
Ia mengatakan kehadiran KA yang menelan investasi Rp3.6 triliun itu mampu memberikan kenyaman masyarakat dalam menggunakan transportasi massal. Kemudia KA Bandara Soetta mampu terintegrasi dengan MRT, LRT dan kereta cepat Jakarta-Surabaya serta Jakarta-Bandung.
"Ke depan kalau manti sudah terintegrasi antara MRT, LRT, busway, KA Bandara, kereta cepat kita harapkan masyarakat sudah tidak banyak lagi menggunakan mobil pribadi tapi semuanya berpindah pada transportasi massal, transportasi umum yang nyaman, yang aman yang kita gunakan bersama-sama. Baik di Jabodetabek maupun yang mengarah ke bandara ini,"paparnya.
Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri; serta jajaran Direksi PT. KAI (Persero), Direksi PT. Angkasa Pura II, juga Direksi PT. Railink. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved