Jembatan Gantung di Penangkaran Rusa Putus Tewaskan Satu Orang

Dede Susianti
01/1/2018 20:57
Jembatan Gantung di Penangkaran Rusa Putus Tewaskan Satu Orang
(Ist)

PERISTIWA putusnya jembatan gantung di lokasi penangkaran rusa Cariu, Desa Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/12), menelan korban jiwa, satu orang meninggal dunia dan 37 luka-luka.

Saat ini, petugas Polsek Tanjungsari beserta jajaran Muspika masih melakukan validasi data di rumah sakit dan puskesmas tempat para korban dirawat. Data sebelumnya menyebutkan 30 orang menjadi korban, lima di antaranya luka ringan.

Jembatan gantung semipermanen yang terbuat dari bambu dan diikat kawat diduga putus karena tidak mampu menampung jumlah pengunjung wisata yang menyeberang. Jembatan membentang di atas Sungai Cipamingkis panjang 44 meter, lebar 1 meter, ketinggian 2,5 meter dari atas sungai.

"Kami baru mendapatkan laporan ada satu orang meninggal dunia atas nama Nenny," kata Kapolsek Tanjungsari, Iptu Muhaimin, Senin (1/1).

Berdasarkan data dari Polres Bogor Kabupaten, Senin, korban meninggal dunia seorang perempuan bernama Neni, 45, beralamat di Ciketing Barat, Bantar Gebang, Bekasi.

Sementara itu, data jumlah jembatan gantung putus terus berfluktuatif, hasil pendataan terakhir pukul 20.26 WIB total korban sebanyak 37 orang.

Peristiwa kecelakaan jembatan putus tersebut terjadi di hari pertama tahun 2018, korban merupakan para pengunjung wisata tempat penangkaran rusa yang dikelola oleh Perhutani. Para korban berasal dari sejumlah daerah yakni Bogor, Bekasi, Karawang, dan Cikarang. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya