Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberi pengampunan kepada diskotik MG. Karena tempat hiburan malam itu disalahgunakan menjadi perdagangan narkoba. Maka pasti kita tindak tegas tidak akan memberi ampunan.
"Kami akan menindak tegas, perintahkan langsung kepada aparat, khususnya yang menangani Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI supaya tidak memberi pengampunan, jangan beri ruang sama sekali," ujar Wakil Gubernur DKI (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (18/11).
Pernyatan Sandi tersebut dilontarkan terkait dengan digrebeknya diskotek MG, karena diketahui menjadi tempat produksi narkoba pada Minggu (17/12).
"Kami akan menindak secara tegas, perintah langsung ke aparat, khususnya yang menangani ini, yaitu Dinas Pariwisata dan Budaya untuk tidak memberikan ampun, tidak memberikan ruang sama sekali," ujar Sandi.
Dia mengatakan, pihaknya harus tegas melakukan hal ini karena Jakarta tidak akan menolerir kegiatan yang berdampak sangat buruk kepada rusaknya sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.
"Kami sangat terpukul melihat kenyataan di mana tempat yang sebetulnya menjadi tempat hiburan dikamuflase menjadi pabrik. Ini bukan hanya mendistribusi, tapi memproduksi sabu dalam varian baru yaitu cair dan bisa dibagikan dalam botol mineral yang susah sekali terdeteksi," ungkapnya.
Karena itu, pihaknya dengan tegas menutup diskotek tersebut, mencabut izin, dan memprosesnya secara pidana. Menurut Sandi, kasus ini sangat bermasalah karena sebuah kegiatan yang mengamuflase perizinan pariwisata.
"Ini tindak pidana yang teramat sangat berat," lanjutnya.
Dia mengatakan, dampak kamuflase tempat hiburan seperti ini sangat luas. Terlebih sudah ada 120 orang lebih yang terkena. Hal itu, kata Sandi, merupakan pelajaran untuk semua agar masyarakat mengantisipasi dan mengawasi kegiatan yang mungkin menimbulkan efek sangat buruk.
"Karena kedoknya itu adalah tempat hiburan, tapi ternyata di dalamnya adalah produsen daripada narkoba. Jadi ini yang sangat kita waspadai dan harus tegas di sini. Mulai sekarang, titik (dihentikan operasinya)," katanya.
Sandi juga sudah memerintahkan dinas terkait untuk mengevaluasi seluruh tempat hiburan yang ada di DKI. Dia pun meminta bantuan masyarakat untuk mengawasi. Sebab informasi juga selalu datang dari masyarakat.
"Kami mengapresiasi sekali aparat BNN, kepolisian, keamanan setempat, dan kami ingin masyarakat juga terlibat bahwa narkoba ini ada di sekitar kita. Narkoba ini menghantui kita, dan tidak jauh dari tempat kita tinggal, tempat kita beraktivitas. Jadi, kita mesti waspada," ungkapnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved