Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI membekuk delapan pemeras dengan modus memberikan jasa derek yang beraksi di jalan tol. Mereka kedapatan melakukan pemerasan di tol Cawang, Jakarta Timur.
Kupang Permana, 40, sopir mobil boks yang mogok menjadi korban pada Selasa (12/12) sore. Dia diminta membayar Rp2,8 juta untuk mendapatkan kembali truknya yang diderek.
Awalnya dia tidak curiga saat dihampiri dua orang saat mobilnya mogok. Mereka yang mengendarai mobil derek itu pun menawarkan untuk diderek namun dengan nada memaksa.
Saat itu, Kupang memerintahkan rekannya untuk ikut bersama para pelaku. Tak lama berselang, rekan Kupang menghubungi dirinya dan mengatakan mobilnya dibawa ke sebuah bengkel di Cililitan. Para pelaku meminta RP2,8 juta jika ingin mobil tersebut dikembalikan.
"Kami temukan korban kebingungan di jalan, tim segera berhenti. Dari keterangan korban mobil beserta keneknya diderek oleh derek liar atau tidak resmi," Kata Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus.
Dari keterangan korban, para pelaku membawa mobil di sebuah bengkel kawasan Cawang, Jakarta Timur. Polisi bergerak dan menemukan para pelaku sedang bernegosiasi dengan korban derek lainnya.
"Di lokasi itu juga ditemukan sopir mobil boks lainnya yang sedang nego harga biaya derek. Tim langsung menangkap pelaku," ujarnya
Kedelapan orang tersebut berinisial OP, JF, H, JI, FR, MU, EP dan HP. Para pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan atau Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman 9 tahun penjara.
Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti dua unit mobil derek, satu unit mobil boks Isuzu B 9987 UCT dan satu mobil box warna kuning.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan sudah berapa kali pelaku beraksi lantaran masih diperiksa.
Pun demikian, Argo meminta agar masyarakat masyarakat agar tidak menggunakan jasa derek liar di jalan tol. Jika kendaraan mogok di dalam tol, ia meminta agar segera menghubungi derek resmi.
"Masyarakat agar berhati-hati berkaitan dengan derek liar. Apabila ada kendala teknis di jalan tol, silakan hubungi derek resmi tol," tegas Argo.
Modus para sindikat derek liar ini biasanya sudah mengikuti korban. Pada Desember 2016 lalu misalnya, seorang korban yang menepikan mobilnya di areal peristirahatan untuk istirahat di tol Cikampek.
Empat pelaku kemudian datang dan memotong sejumlah kabel dan selang solar. Saat diketahui mobil dalam keadaan mogok, pelaku menawarkan jasa derek dengan meminta imbalan jutaan rupiah dengan nada memaksa. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved