Prioritas DKI Maksimalkan Pengentasan Kemiskinan

Selamat Saragih
13/12/2017 18:42
Prioritas DKI Maksimalkan Pengentasan Kemiskinan
(ANTARA/Rivan Awal Lingga)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin memaksimalkan program pengentasan kemiskinan guna menyejahterakan warga Ibu Kota. Pelaksanaan programnya dilakukan berbasis data agar hasilnya lebih maksimal dalam lima tahun mendatang.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan, pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan merupakan program andalan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta.

"Kami menargetkan angka kemiskinan dapat turun, setidaknya menjadi 2,7%," kata Sandiaga seusai menutup Rapat Kerja Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (Rakerda TKPK), di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/12).

Dia menjelaskan, pemberdayaan masyarakat melalui program One Kecamatan One Centre for Entrepreneurship (OK OCE) akan terus digencarkan di 44 kecamatan. Sehingga target sebanyak 40 ribu-50 ribu lapangan kerja baru pada tahun pertama bisa tercapai.

"OK OCE lebih menyasar kelas menengah ke bawah. Pertambahan peluang kerja dan usaha baru ini diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan," ungkapnya.

Menurut Sandiaga, melalui Rakerda yang sudah berlangsung diharapkan mampu melahirkan gagasan dan inovasi untuk mengentaskan kemiskinan dengan pola tersistem. Ada mekanisme pemutakhiran mandiri dan sistem yang mendorong agar semua kegiatan Pemprov DKI dapat mengukur penurunan tingkat kemiskinan.

"Ini target luar biasa dan menjadi keinginan kita semua," tandas Sandiaga.

Saat membuka kegiatan Rakerda Penanggulangan Kemiskinan, bertema 'Masyarakat yang Berdaya Untuk Jakarta yang Sejahtera' menjelaskan, pihaknya mengeluarkan kebijakan dengan berkomitmen berpihak kepada warga kurang mampu, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun membuka peluang usaha.

"Kita punya program OK OCE yang akan akan memfasilitasi warga untuk berkarya dan menciptakan peluang usaha," ujar Sandiaga.

Menurut dia, upaya pihaknya mengentaskan kemiskinan dapat dilakukan dengan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat.

"Kita menginginkan Jakarta semakin maju melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat," lanjutnya.

Sandiaga menambahkan, ada dua pilar utama untuk memberdayakan masyarakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Pertama, pemberian kredit terjangkau kepada masyarakat, dan kedua, sasaran programnya keterlibatan kaum ibu.

Menurut Sandiaga, keterlibatan kaum ibu memiliki arti penting untuk pemberdayaan ekonomi keluarga. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya