Moda Berbasis Rel Harapan Masa Depan

Aya/J-2
06/12/2017 09:49
Moda Berbasis Rel Harapan Masa Depan
(MI/ARYA MANGGALA/SUSANTO)

WARGA Jakarta sudah lelah mengeluhkan kemacetan. Sampai mulut berbusa pun tampaknya tidak ada perubahan dari beragam sisi. Kemacetan kian parah dengan adanya proyek underpass (terowongan) di Simpang Kuningan, Jakarta Selatan, terowongan Mampang, Jakarta Selatan, dan terowongan Matraman, Jakarta Timur.

Pemerintah Provinsi DKI sudah memutar otak mulai pengalihan arus hingga pengalihan rute operasional bus Trans-Jakarta. Dalam upaya merebut hati masyarakat agar menggunakan angkutan umum, bus-bus Mayasari, Metromini, dan Kopaja juga diremajakan.

Unit bus Trans-Jakarta tercatat terus diperbanyak dan kini sudah mencapai 1.738, terdiri dari 925 bus kecil, 310 bus sedang, dan 346 bus gandeng. Melalui public service obligation 2018 senilai Rp3 triliun, akan ada penambahan bus dalam jumlah besar.

Jasa moda transportasi berbasis rel juga dipacu. Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Nurul Fadhila mengatakan KCI sudah mencapai 925 perjalanan dengan jumlah penumpang harian mendekati 1 juta orang.

Masyarakat akan semakin banyak menggunakan jasa commuter line bila sudah terintegrasi transportasi lanjutan menuju first mile mereka. Tidak bisa tidak, Trans-Jakarta harus lebih banyak menyediakan halte-halte yang tidak jauh dari stasiun kereta.

"Tantangannya kita harus membuat dulu integrasi fisik yang benar. Lalu masuk ke integrasi pembayaran. Kalau integrasi fisik tidak terjadi, ya, pembayaran juga susah," tandas Nurul.

Commuter line yang banyak menurunkan penumpang antara lain di Stasiun Cawang, Stasiun Jatinegara, Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Klender, Stasiun Juanda, serta Stasiun Jakarta Kota.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono mengklaim sudah melakukan integrasi armada Trans-Jakarta dengan commuter line di Stasiun Tebet dan Stasiun Manggarai. "Tapi masih terbatas antarkoridor," cetusnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya