Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEKAN lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno, bertolak ke Kementerian Perhubungan RI untuk menemui Menteri Budi Karya Sumadi. Persoalan transportasi di masa depan menjadi pokok pembicaraan.
Alasan Anies menemui Menhub ialah permasalahan transportasi di Ibu Kota melibatkan lintas wilayah dengan Jawa Barat dan Banten.
Pertemuan itu menghasilkan rencana pembentukan tim kecil bidang transportasi. Tim tersebut melibatkan Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Tim kecil nantinya bertugas menindaklanjuti persoalan-persoalan transportasi yang membutuhkan koordinasi. Dengan demikian, pembangunan di bidang transportasi bisa dipercepat.
Baik Anies maupun Sandiaga belum memaparkan secara spesifik tupoksi tim kecil. Namun, Sandiaga menaruh perhatian pada data Bappenas, bahwa kerugian yang disebabkan kemacetan mencapai Rp100 triliun per tahun. Kerugian masyarakat di Jabodetabek tersebut lebih besar ketimbang APBD DKI 2018 senilai Rp77,117 triliun.
Sandi melihat koordinasi tim kecil akan mempercepat eksekusi isu-isu transportasi yang menjadi perhatian. "Kerugian kemacetan di Jabodetabek sekitar Rp100 triliun per tahun. Kalau Jakarta saja (kerugiannya sebesar) Rp67,5 triliun. Itu uang yang sangat banyak. Kalau masalahnya percepatan, kuncinya eksekusi di lapangan dan koordinasi, koordinasi, serta koordinasi. Tim kecil itu yang nantinya memetakan. Agendanya akan bergerak terus mulai dari MRT (moda raya terpadu), LRT (light rail transit," papar Sandiaga, Senin (4/12).
Anies-Sandi berharap fase 1 LRT yang menjadi penugasan khusus perhelatan Asian Games bisa selesai Juli 2018 sebelum acara olahraga akbar tersebut dimulai. Pengoperasian LRT bakal mengurangi kemacetan yang cukup signifikan.
Saat ini, progres pembangunan fase 1 rute Rawamangun-Kelapa Gading baru mencapai 46,09%. Meski begitu, PT Jakarta Propertindo yang memegang mandat proyek optimistis keinginan Anies-Sandi bisa terwujud.
LRT prioritas
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Iskandar Abubakar melihat proyek LRT harus menjadi prioritas karena merupakan salah satu solusi besar mengatasi kemacetan Jakarta. LRT akan memenuhi kebutuhan transportasi penduduk Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Keberadaan LRT perlu didukung fasilitas integrasi untuk memudahkan mobilisasi. Iskandar melihat fasilitas LRT sebagaimana dijanjikan Anies-Sandi selesai sebelum Asian Games 2018 masih minim.
Menurutnya, pemerintah harus segera menyediakan jaringan angkutan masal yang terintegrasi. "Kami meninjau proyek LRT Jakarta, dari depo di Kelapa Gading sampai velodrom Rawamangun, minim fasilitas integrasinya. Ini yang harus dipikirkan dan dikerjakan agar memudahkan integrasi antarmoda transportasi," tandas Iskandar.
DTKJ juga menyatakan minimal harus ada layanan bus shuttle Trans-Jakarta dari stasiun velodrom ke halte Trans-Jakarta di Rawamangun dan depot Kelapa Gading ke koridor 10 di Jalan Ahmad Yani.
"Kemudian fasilitas setop untuk taksi, bus reguler, parkir sepeda, dan pejalan kaki, juga wajib disediakan di setiap stasiun sehingga arus lalu lintas kendaraan yang melintas tidak terganggu."
Langkah lain yang ditempuh Anies-Sandi semasa menjabat ialah memastikan pembangunan koridor 14 dan 15. PT Trans-Jakarta tengah memelajari rute dari area timur ke pusat. "Kita lagi fokus koridor timur ke tengah dan mungkin, ya, Pondok Kopi ke Tanah Abang. Enggak bisa cepat, biayanya besar," kata Direktur PT Trans-Jakarta Budi Kaliwono. (Mal/J-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved