Sandiaga: PKL Menjamur Karena Ekonomi Melambat

Haifa Salsabila
28/11/2017 12:54
Sandiaga: PKL Menjamur Karena Ekonomi Melambat
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

WAKIL Gubernur DKI Sandiaga Uno mengapresiasi temuan Ombudsman terkait praktik premanisme yang diduga menjadi penghubung antara oknum Satpol PP DKI Jakarta dan PKL. Sandi berjanji akan menyelesaikan masalah PKL di Tanah Abang.

"Terima kasih Ombudsman, saya sangat apresiasi. Ini kami jadikan masukan untuk perbaikan ke depan," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini.

Sandiaga mengatakan, pihaknya kini fokus pada penyediaan lapangan kerja. Menurutnya, menjamurnya PKL di Ibu Kota merupakan dampak dari ekonomi yang melambat.

Sandiaga berjanji, PKL tak hanya ditertibkan, namun juga diberi solusi. "Jadi, di sinilah bagaimana aturan itu dihadirkan. Bukan hanya penertiban namun juga penataan," ujar Sandiaga.

Sandiaga tidak ingin berpolemik dengan temuan Ombudsman. Menurutnya, semua masukan yang baik dapat menjadi masukan bagi Pemprov DKI. "Kita enggak baperan, kita pastikan itu menjadi masukan agar kita lebih baik ke depannya," kata Sandi.

Ombudsman melakukan investigasi di tujuh lokasi padat PKL, yakni Pasar Tanah Abang, Stasiun Tebet, Setiabudi, Menara Imperium, Jatinegara, Setia Budi Perbanas, dan kawasan Stasiun Manggarai.

Hasilnya, Ombudsman menemukan bahwa preman-preman di kawasan ini menjadi pihak yang menjembatani transaksi antara oknum Satpol PP dan PKL. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya