Kirab Budaya Tandai Era Kembalinya Fungsi Monas

Yanurisa Ananta/J-4
27/11/2017 09:58
Kirab Budaya Tandai Era Kembalinya Fungsi Monas
(ANTARA/Aprillio Akbar)

DENGAN agak doyong ke kanan dan kiri, kedua pemimpin Jakarta tampak riang digendong reog ponorogo, kemarin pagi.

Meski kesulitan menyeimbangkan tubuh yang didudukkan di atas kepala reog, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melempar senyum sambil mengacungkan ibu jarinya.

Anies ambil bagian dalam pertunjukan kesenian khas Jawa Timur tersebut di Lapangan Silang Monas Barat, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sandiaga Uno yang sudah lebih dulu digendong reog di patung Jenderal Sudirman tampak asyik menonton.

Sesekali ia bertepuk tangan mengikuti alunan musik.

Warga tampak sibuk mengangkat telepon seluler mereka untuk merekam video atau mengabadikan momen itu lewat foto.

Hari itu, tak hanya sibuk menonton reog, warga Jakarta pun merayakan titik perubahan fungsi Monumen Monas (Monas).

"Kita kembalikan Monas sebagai alun-alun tempat berkumpulnya warga Jakarta. Biarkan dia (Monas) pagi, sore, dan malam muncul atraksi budaya dan seni di tempat ini," kata Anies dalam acara yang bertajuk Kirab Kebangsaan itu.

Pada era kepemimpinan sebelum mereka, ada pergub yang berisi larangan menggelar acara keagamaan di Monas.

Larangan itu mengacu pada Keputusan Presiden No 25/1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta.

Acara yang juga masih dalam rangka perayaan Hari Pahlawan itu menjadi momen untuk mengumumkan Monas akan kembali dibuka untuk kegiatan pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan.

Tarian massal, parade ondel-ondel, barongsai, dan marching band turut meramaikan parade.

Berbagai komunitas juga ikut dalam kirab, seperti komunitas sepeda BMX dan suporter Persija.

Perayaan sudah dibuka Sandiaga sejak fajar baru menyingsing di area car free day, di Jalan Jenderal Sudirman.

Tak kurang 300 komunitas dari berbagai daerah turut meramaikan Kirab Kebangsaan.

Sementara itu, di Silang Monas Barat, Anies terkagum-kagum menyaksikan tarian kolosal massal yang melibatkan sekitar 12 ribu orang.

Pujian Anies disampaikan kepada semua yang 'melantai' pagi itu, termasuk istri Sandiaga Uno, Nur Asia, Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati, dan bahkan mantan saingan Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017, Sylviana Murni.

"Well done, well done," ujar Anies sambil mendekati Tinia.

Kegiatan Kirab Kebangsaan berlanjut hingga malam hari.

Salah satunya diisi tausiah dari Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.

Beberapa tokoh seperti Pembina Majelis Nurul Mustafa Al Habib Abdulloh bin Ja'far Assegaf, Ketua Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta KH Su'nan Miskan LC, serta ulama Betawi Abdul Rasyid Abdullah Syafi'ie, dijadwalkan hadir.

"Jika mereka (pahlawan) bisa melihat, insya Allah mereka bangga melihat Bapak-Ibu yang kumpul di Monas," ujar Anies.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya